kebun,taman,rumah,desain
Beli Tema IniIndeks
Gedung  

Gedung Juang Kota Sukabumi

Gedung Juang Kota Sukabumi – Selamat berlibur lagi. Nikmatnya… kali ini liburan bersama teman kantor (tidak dibayar kantor… hanya inisiatif pribadi). hehe.. Sekarang saatnya berbahagia..

Karena tanggal tua.. hehe.. jadinya liburan ala backpacker (katanya) .. karena modalnya tas besar dan sepatu kets, dan juga pas-pasan. Ah ah..

Gedung Juang Kota Sukabumi

Gedung Juang Kota Sukabumi

Dari Jakarta tiba di stasiun Gondangdia pukul 06:00, naik KRL ke Bogor dengan lama perjalanan tergantung kondisi kereta kita, bisa memakan waktu 1 jam sampai 1 jam 45 menit. Agar tidak ketinggalan dan khawatir, lebih baik naik kereta pukul 05.30. Jakarta-Bogor. Karena kalau tidak, akan seperti saya kemarin.. pas udah sampe stasiun bogor harus lari ke stasiun berikutnya biar ga ketinggalan.. fiuuuuhhh..

Ratusan Peserta Antusias Ikut Vaksinasi Massal Di Gedung Juang 45

Dari stasiun Bogor kita menuju stasiun Paledang untuk naik kereta api Pangrango ke Sukabumi. Jarak dari stasiun bogor ke stasiun paledang sekitar 300 meter, jalan kaki saja karena tinggal nyebrang. Untuk ke Sukabumi, agar sesuai budget, kami naik kereta kelas ekonomi dengan harga 20.000 (dalam promosi seharusnya 25.000). Ada juga kelas eksekutif dengan harga 60 ribu. Berhubung kedua kelas ini satu rangkaian KA Pangrango, jadi ya… kita coba pilih harga biar hemat. hehe.. Pesan tiketnya bisa disini lho, klik.

Gedung Juang Kota Sukabumi

Kereta berangkat pukul 7.55 dan tiba di Sukabumi pukul 9.55. Jadwalnya tidak tepat, karena keberangkatan kereta disesuaikan dengan KRL dari Jakarta, sambil menunggu penumpang diangkut dari Jakarta. Keren, mobil kita sekarang.

Suasana kereta nyaman. Untuk kelas ekonomi ada 3 + 2 kursi, jadi kolom yang menghadap ke yang lain memiliki 6 atau 4 kursi. Meski sofa tidak bisa diatur sandarannya, namun tetap terasa nyaman karena cukup segar dan bersih. Kamar mandinya bersih dan tersedia air yang cukup. Jika lapar, Anda bisa membeli mie pop yang dijual oleh para pekerja restoran yang berkeliling kereta. Harganya murah, hanya 6000 rupiah. Ada juga minuman teh kotak, harganya tidak mahal, hanya 5000.

Gedung Juang Kota Sukabumi

Covid 19 Kota Sukabumi Terkendali, Ptmt Mulai Dilaksanakan Dan Fasilitas Publik Dibuka

Pemandangan selama perjalanan disuguhkan dengan panorama alam yang kontras dengan Jakarta. Tengok saja sawah dan sungai, serta gunung dan perumahan serta wajah pembangunan di daerah tersebut.

See also  Gedung Juang Solo

Sesampainya di stasiun Sukabumi pukul 10 tepat waktu, banyak anak diantar naik kereta oleh gurunya. hehe.. stasiunnya penuh dengan anak-anak.

Gedung Juang Kota Sukabumi

Sukabumi terkenal dengan bubur ayamnya. Ada banyak bubur ayam yang terkenal, untuk memudahkan kami, sesampainya di stasiun Sukabumi, kami pergi ke alun-alun Merdeka (yaitu stadion Sukabumi) untuk makan bubur ayam ala Bunut. Ini adalah cabang kedua, yang ada di Jl. Siliwangi, dimana restorannya seperti itu. Untuk cabang 2, ruang makannya sederhana. Tapi menurut saya tidak mengubah rasa enaknya.

Singkatan Kota Sukabumi

Dari stasiun kita menuju jalan perintis yang jaraknya sekitar 1 kilo. Apakah itu jauh Tidak, karena kami menikmati perjalanan sambil melihat pasar dan kehidupan di kota Sukabumi. Sekitar setengah jam berjalan santai. Rutenya bisa dilihat di peta, kalau masih bingung tanya aja ke orangnya… nanti mereka akan kasih info.

Gedung Juang Kota Sukabumi

Harga per porsi bubur ditambah teh panas biasa 16.000. Kalau mau ditambah ayam dan nasi juga bisa, saya tidak mempermasalahkan harganya. Maaf, karena saya hanya makan bubur saat kenyang. Ada juga menu lainnya. silakan coba 🙂

Di depan bunutpap adalah Lapangan Merdeka. Kami mengelilingi trotoar di luar alun-alun ini. Merasa sedikit akrab dengan kota ini. Ada gedung Juang 45 yang digunakan untuk kantor pemerintah Sukabumi. Di depannya ada pohon rindang. Jadi di stadion juga ada arena skateboard. Dia sangat lucu.

Gedung Juang Kota Sukabumi

Polres Sukabumi Kota Sukses Vaksinasi 773 Warga

Di dekat Lapangan Merdeka ada Taman Urang.. enak dilihat, penuh dengan anak-anak, remaja, dan dewasa. Beberapa hanya bermain game, yang lain hanya mengobrol, membaca buku, dan berselancar. Sepertinya wi-fi di sini tersedia, tidak gratis karena ada biaya yang harus dibayar, tetapi karena paketnya murah, 5000/12 jam, gunakan wifi.id.

Hal yang membuat tidak nyaman adalah banyak orang yang tidak selalu sadar akan kebersihan. Meski ada tempat sampah dengan 3 laci yang ditata untuk semua jenis sampah, tapi… mereka selalu membuangnya sembarangan. Sehingga terlihat seperti tempat yang sangat kotor. Hah..

Gedung Juang Kota Sukabumi

Nah, hanya 150 meter dari sini terdapat Masjid Agung Sukabumi yang terletak di alun-alun kota. Di sini Anda bisa membersihkan diri dan melakukan kegiatan keagamaan untuk sementara waktu. Mohon mohon mohon.

Percepatan Vaksinasi Terus Di Gelar Di Wilayah Hukum Polsek Cikole, Menyasar Semua Usia

Hal berikutnya yang kami pikirkan adalah mencari akomodasi, karena kami tidak sempat memesan tiket kereta kembali pada hari Sabtu, jadi kami berpikir untuk menginap. Kami baru pergi ke kawasan Selabintana, dan langsung mencari tempat menginap, niatnya agar bisa santai dan tidak terlalu malas untuk mencari penginapan.

Gedung Juang Kota Sukabumi

Setelah tanya kesana kemari, akhirnya kami memutuskan untuk menginap di Hotel Sukabumi Indah. Harganya relatif terjangkau dan fasilitasnya lengkap, ada kolam renang, lapangan tenis, taman bermain dan penataannya cantik. Ada kamar hotel dan villa. Silahkan cek harga di website, klik disini.

See also  Gedung Dpr Iwan Fals

Karena grup perjalanan saya adalah campuran orang, jadi kami memilih vila seharga 570.000 per malam. Terdapat dua kamar tidur yang masing-masing kamar mandinya dilengkapi dengan bak mandi dan air panas. Ada ruang tamu dan air panas disediakan. Tapi tidak dapat sarapan dan kamar tidak ada AC. Asyiknya di sini adalah, Anda bisa membawa orang lebih banyak dari jumlah kasur yang tersedia tanpa membayar extra bed. Di hostel lain ada yang harus bayar sesuai jumlah orang. Wow, itu relatif mahal bagi kami. Kami alergi dengan nama mahal. ha ha..

Gedung Juang Kota Sukabumi

Ratusan Pesilat Ikuti Festival Pencak Silat Di Gedung Juang

Dari Lapangan Merdeka menuju hostel kami naik bus merah nomor 10, tarifnya 4000 rupiah. Anda bisa langsung menuju Taman Rekreasi Selabintana. Lokasi Hotel Sukabumi Indah berjarak sekitar 800 meter di depan Selabintana Leisure Park. Jadi dari guest house ke taman rekreasi bisa jalan kaki atau naik angkot… silahkan saja.

Kami mencapai taman ini sekitar jam 5 sore. Tutup jam 6 sore, kata sekretaris. Taman rekreasi ini menyuguhkan hamparan rumput hijau, lengkap dengan pohon pinus dan pohon besar lainnya. Dilengkapi dengan pemandangan kebun teh dan pegunungan yang bisa dinikmati di ujung kebun ini.

Gedung Juang Kota Sukabumi

Sore hari udara mulai terasa sejuk. Tapi sayang sekali lagi sayang, maafkan aku.. banyak sekali junk food bertebaran. Jadi kurang enak dilihat.

Jelang Pengundian Nomor Paslon, Personil Gabungan Jaga Ketat Pintu Masuk Gedung Juang 45 Sukabumi

Itu saja.. Lupakan hal-hal yang kurang sedap dipandang mata, mari kita coba menikmati kenikmatan sambil menghirup udara segar, langit cerah dan rimbunnya pepohonan di taman ini. youuwooo.. cantik sekali.

Gedung Juang Kota Sukabumi

Dari Selabintana kita menuju kota Paris (bisa lihat disana juga… kayaknya Bandung satu-satunya yang ada di Paris), masih naik angkot merah, lalu minta turun di BNI Jl. RE Martadinata, tinggal bilang ke sopir angkot mau ke kota paris, pasti dia kasih petunjuk arah.

Warung mie goreng sukabumi ini terletak di depan BCA City Paris, berseberangan dengan Haji Apud Chicken Pap. Mienya memiliki cita rasa yang khas, apalagi dengan kuah kecap yang banyak dan dijual dalam porsi besar. Untuk bagian 23.000. Bagi saya harga itu bisa untuk berdua karena porsinya besar. Minta sedikit pedas, pas mienya dimakan, enak banget rasanya…

Gedung Juang Kota Sukabumi

Hari Jadi Kota Sukabumi Ke 104

Mie goreng ini dijual seperti biasa penjual mie goyang di Jakarta, tanpa menggunakan nama penjualnya. Tapi ada banyak orang yang membelinya ketika kami berada di sana. kebanyakan bungkus, mungkin karena tempatnya kecil dan hanya satu meja.

Setelah kami selesai makan mie yang tidak lolos, kami akhirnya mengemasnya..mungkin teman laki-laki saya tertarik untuk menghabiskannya di tengah malam. ha ha..

Gedung Juang Kota Sukabumi

Udara di kota Sukabumi lebih dingin dari Jakarta (tentunya hehe.. ). Jadi sangat cocok untuk makanan panas. Di jalan kota Paris juga terdapat penjual aneka jajanan. Kami memesan Sekoteng khas Sukabumi. Bedanya dengan sekoteng biasa adalah tambahan biskuit manis dan asin. Sisanya memiliki rasa yang sama. Harganya 10.000/porsi.

See also  Gedung Dprd Malang

Wali Kota Sukabumi launching P2rw 2022 Dan Beri Penghargaan Pelaksana Terbaik Di 2021

Menurut saya bukan makanan khas, hanya saja penjualnya berinovasi dan membuat sesuatu yang unik, makanya disebut Sekoteng Sukabumi. Di tempat ini banyak variasi menu minuman dan makanan seperti tahu dan pisang. Rasanya memang tidak istimewa, tapi mungkin warung dengan rasa yang berbeda jarang ada di Sukabumi, sehingga tempatnya ramai.

Gedung Juang Kota Sukabumi

Sesampainya di penginapan, udaranya dingin dan segar. Setelah mandi dengan air panas, saya tidur dengan jaket ganda dan sweter, kaos kaki dan mulut ramping… masih dingin. Hihi.. berasa banget pestanya.

Pagi hari kami tiba, kami memutuskan untuk naik bus Colt L300 tujuan Bogor. Berkendara dari Jl. Pelopor. Perjalanannya sekitar 3,5 jam via Ciawi, dengan tarif 25.000,- Untuk pengalaman berkendara angkutan umum ini sob, ketika penumpang sudah penuh dengan orang dan barang, tapi driver masih penumpang di tengah menerima perjalanan. Nah.. namanya juga cari rezeki, sah-sah saja, buah dari pengelola. Hanya penumpangnya yang seperti ikan tenggiri dalam kaleng. hehe.. Paragrafnya lucu sekali.

Gedung Juang Kota Sukabumi

Ikuti Perkembangan Teknologi, Pemkot Sukabumi Terapkan Aplikasi Srikandi

Ohiya.. Kami lupa membeli oleh-oleh khas Sukabumi yaitu Moci.. hehe.. jadi kami minta turun ke Venus, Bogor, Jalan Pajajaran untuk membeli roti unyil dan acar.

Dari situ kami naik angkot 10 dari Venus menuju stasiun Bogor. KRL menghubungkan kami dengan Jakarta yang sempat diguyur hujan. selamat bersenang-senang…

Gedung Juang Kota Sukabumi

Ini hanyalah sebagian kecil dari perjalanan dan pengalaman kami di kota Sukabumi. Tentunya masih banyak hal unik dan seru yang belum tereksplorasi. Silahkan dicari ya kakak-kakak agar sejarah nusantara kita semakin kaya. Semula direncanakan RS Darurat berlokasi di GOR Surya Kencana Kota Sukabumi, namun hal tersebut tidak jadi karena adanya keberatan.

Dinkes Sukabumi Ubah Jadwal Vaksinasi Massal

Juru Bicara Media Center Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kota Sukabumi, Wahyu Handriana, memiliki alasan gedung Juang 45 yang merupakan rumah sakit darurat.

Gedung Juang Kota Sukabumi

“Karena ruangan di GOR Surya Kencana terlalu luas dan teknik pemasangannya terlalu lama,” kata Wahyu kepada sukabumiupdate.com, Senin (4/5/2020).

Wahyu menjelaskan, menargetkan 25 tempat

Gedung Juang Kota Sukabumi

Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Pemkot Sukabumi Bermitra Dengan Alfamart

Gedung juang semarang, gedung juang surabaya, gedung juang jakarta, gedung juang 45 pekanbaru, gedung juang bekasi, gedung juang tasikmalaya, gedung juang 45 surabaya, gedung juang tambun, gedung juang jombang, gedung juang, gedung juang 45 sukabumi, gedung juang 45 nganjuk