kebun,taman,rumah,desain
Beli Tema IniIndeks
Gedung  

Gedung Juang Tambun

Gedung Juang Tambun – Bekasi – Akhirnya Bekasi punya museum nih guys. Ya, Gedung Juang 45 Tambun telah resmi ditetapkan sebagai museum pertama yang berwawasan teknologi modern, setelah kebangkitannya.

Akun Twitter @nurdiyansah berbagi cerita seputar sejarah Museum Bekasi. Ia menulis gedung ini dulunya bernama Landhuis Tamboen atau Gedung Tinggi. Dan itu adalah bangunan pribadi atau pengusaha Cina: Khouw Tjian Sec.

Gedung Juang Tambun

Gedung Juang Tambun

“Dulu kawasan Bekasi dijual pemerintah Belanda Timur kepada investor asing sebagai lahan pribadi, termasuk pengusaha China,” tambahnya.

Gedung Juang: Magnet Baru Pariwisata Bekasi

Di sini, Anda bisa menemukan fakta sejarah menarik dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti profil Bupati Bekasi kala itu, perjuangan rakyat Bekasi melawan penjajah, dan kerajaan Tarumanagara.

Gedung Juang Tambun

Tidak hanya itu, terdapat juga artefak prasejarah seperti kerangka manusia Bunian, peta Bekasi pada zaman VOC, Diorama Pasundan Bubat, dan Monumen Kelelawar. Di pelataran museum terdapat taman, kolam, dan tugu dengan peta wilayah Bekasi.

“Apa yang ada di Museum Bekasi? Menarik dan variatif. Museum ini menceritakan kisah Kota Bekasi dari masa prasejarah hingga pasca revolusi. Terdapat berbagai replika artefak sejarah, serta foto, audio, dan video. menunjukkan sejarah dan budaya Bekasi yang penuh kreativitas”, beberapa akun bernama explorer_spice.

Gedung Juang Tambun

Wismis Gedung Juang

“Museum ini juga memiliki lebih dari satu ruang audiovisual! Diantaranya, bioskop untuk melihat dokumen sejarah dan ada juga ruang untuk film tentang perjuangan pahlawan lokal Bekasi melawan pemukim dengan layar 180.” ditambahkan.

Dan tentunya semua yang ditampilkan bukan hanya soal sejarah dan diorama dengan teknologi 3D. Misalnya, ada karya seni modern.

Gedung Juang Tambun

Sepertinya museum yang terletak di Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Setiadarma, Kecamatan Tambun Sur, Kabupaten Bekasi ini sudah bisa dikunjungi masyarakat sejak 22 Maret 2021 ya guys. Bekasi, jangan lupa mampir!

Pilihan Tempat Untuk Bermain Anak Di Bekasi

“Dari namanya bisa ditebak tempatnya di Tambun, Kabupaten Bekasi, persis sebelum Pasar Tambun, sekitar 30 menit naik mobil dari stasiun Bekasi,” ujarnya. Masyarakat Bekasi kini memiliki museum di Gedung Juang 45 yang dapat digunakan sebagai pusat belajar bagi anak-anak. Anda dapat mempelajari sejarah dan kecintaan terhadap daerah tersebut.

See also  Gedung Tertinggi Di Indonesia Tahun 2022

Gedung Juang Tambun

Pada Jumat, 19 Maret 2021, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja membuka secara resmi dan mengimbau masyarakat Bekasi yang ingin datang ke Museum Gedung Juang 45 Bekasi untuk menggunakan transportasi umum seperti kereta api.

Untuk menghindari lalu lintas yang padat, apalagi museum ini terletak di dekat stasiun kereta api Tambun, bisa ditempuh dengan berjalan kaki.

Gedung Juang Tambun

Rumah Peninggalan Tuan Tanah Asal Tiongkok Ada Di Bekasi, Ini Sejarahnya

“Masyarakat harus menggunakan angkutan umum untuk menuju Museum Gedung Juang 45. Saya mencoba menggunakan kereta api untuk sampai ke sini dan ternyata sangat mudah, cepat dan menghindari banyak kemacetan.”

Museum Juang 45 Bekasi akan menjadi pusat desain baru dan Kabupaten Bekasi yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Gedung Juang Tambun

Museum Gedung Juang 45 Bekasi sebagai sumber ilmu bagi masyarakat Kabupaten Bekasi untuk mengetahui sejarah Bekasi dari sebelum kemerdekaan, saat berjuang merebut kemerdekaan, hingga merebut kemerdekaan dari penjajah.

Kafe Di Gedung Juang Kabupaten Bekasi Diharap Jadi Daya Tarik Wisatawan

Baca Juga: Permainan Catur Kekasih Tuhan Langsung Bersama Grandmaster Irene Sukandar Netizen Raih Kekasih Tuhan Hari Ini

Gedung Juang Tambun

Museum Juang 45 Bekasi yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanudin, Kelurahan Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan ini resmi dibuka mulai Sabtu, 20 Maret 2021 dengan jam kerja pukul 09.00 hingga 17.00 WIB.

Jumlah pengunjung dibatasi maksimal 20 orang dalam satu waktu museum, sehingga pengunjung harus masuk secara terpisah.

Gedung Juang Tambun

Mengenal Gedung Juang Tambun, Gedung Sejarah Perjuangan Rakyat Bekasi

Guru Pantun Bekasi Kong Guntur yang telah berkecimpung di dunia sastra sejak 1983 mengimbau semua pihak untuk menjaga dan merawat museum Gedung Juang 45 sebagai kebanggaan masyarakat daerah Bekasi.

Kong Guntur mengatakan, “Nyook, mari kita jaga dan hidupkan kembali budaya sejarah Bekasi agar anak cucu kita tidak melupakan budaya sejarah negaranya, apalagi di era sekarang yang semuanya serba digital.”

Gedung Juang Tambun

Pemerintah Kabupaten Bekasi menyelesaikan renovasi gedung Juang 45 melalui APBD tahun 2020 sebesar Rp36,9 miliar selain APBD upgrade sebesar Rp3,5 miliar.

Gedung Juang Bekasi, Tempat Wisata Sejarah Berbasis Digital

Bangunan “Landhuis Tamboen” yang kemudian dikenal dengan nama gedung Juang Tambun ini dibangun pada tahun 1906. Bangunan ini dibangun dengan gaya campuran Eropa dan Cina yang disebut comproric.

Gedung Juang Tambun

Mulai dari ruangan dengan diorama perjuangan rakyat Bekasi melawan penjajah, layar digital Museum Sejarah Bekasi, pameran peninggalan zaman prasejarah hingga bioskop kecil yang permanen. ***

Kapan Minat Cinta Episode 5 akan dirilis di Netflix malam ini? Spoiler dan tautan lihat disertakan! 11 Jul 2021 02:24 11 Jul 2021 02:24 Diperbarui: 31 Agu 2021 02:28 8933 2 0

See also  Gedung Juang Alun Alun Serang

Gedung Juang Tambun

Tak Ingin Ada Cluster Baru, Prokes Di Obyek Wisata Gedung Juang Tambun Diperketat

Gedung Juang 45 atau biasa dikenal dengan Gedung Juang Tambun merupakan situs sejarah yang terletak di bagian selatan Tambun, Bekasi. Dahulu bangunan ini bernama Landhuis Tamboen atau Gedung Tinggi, namun masyarakat Bekasi lebih mengenalnya dengan kata Gedung Juang. Gedung ini terletak di Jalan Sultan Hasanudin No.39, Setiadarma, Kec. Tambun Sel., Bekasi, Jawa Barat.

Bangunan ini dibangun oleh bangsawan Tionghoa bernama Khouw Tjeng Kie dan mengalami dua tahap pembangunan, yaitu tahun 1906-1910 dan 1925. Pada masa penjajahan Jepang, keluarga Khouw mengambil alih Landhuis dan tanah-tanah pribadi di Tamboen.

Gedung Juang Tambun

Pada masa perang kemerdekaan Belanda, Gedung Juang yang saat itu dikenal sebagai Gedung Tinggi digunakan sebagai tempat pertahanan oleh para pejuang kemerdekaan di wilayah Tambun dan Cibarusah.

Museum Digital Gedung Juang 45 Bekasi Jadi Icon Baru Warga Kabupaten Bekasi

Gedung Tambun juang terletak beberapa kilometer dari perbatasan belakang Batavia, yaitu kawasan Sasak Rarang, yang kini menjadi perbatasan antara Kabupaten Bekasi Timur, Kota Bekasi dan Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. .

Gedung Juang Tambun

Karena pertahanan Belanda di daerah Bekasi sering diserang, maka Jerman sering meninggalkan pangkalannya di daerah Bekasi dan memperkuat zona pertahanannya di daerah Klender, yang kemudian menjadi perbatasan antara kota Bekasi dan timur. Jakarta.

Juang 45 Foto toko Bekasi. (Jonas/Mahasiswa) Gedung Juang merupakan salah satu situs sejarah Bekasi sebelum dan sesudah kemerdekaan. Sesampainya di sana, kita akan ditemani oleh pemandu wisata yang akan menjelaskan sejarah bangunan tersebut. Para tamu hanya perlu membayar parkir dan layanan pemandu mulai dari 5.000 hingga 10.000 baht.

Gedung Juang Tambun

Tempat Wisata Sejarah Di Bekasi Segera Dibuka Untuk Umum

Gedung Juang Tour buka setiap hari mulai pukul 08:00 hingga 19:00 WIB, kecuali hari Sabtu buka hingga pukul 20:00 WIB. Jika berkunjung pada Sabtu malam, pengunjung dapat menikmati berbagai kegiatan seni dan budaya, mulai dari seni tradisional hingga seni kontemporer. BEKASI, – Pemerintah Kabupaten Bekasi menemukan lorong bawah tanah di gedung Juang 45 Tambun. Penemuan koridor tersebut diketahui secara tidak sengaja saat kelompoknya sedang melakukan pekerjaan renovasi gedung Juang.

“Sesuai siteplan, informasinya terhubung ke stasiun. Juga sudah diverifikasi ada koridor yang bisa terhubung dengan stasiun Tambun di belakang,” terang Direktur Pusat Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga wilayah Bekasi itu. . Rahmat Atong, Minggu (8/11).

Gedung Juang Tambun

Kelompoknya kemudian menghancurkan balok semen yang menutupi bunker di bawah tangga gedung Juang Bekasi. Saat ditelusuri, memang benar yang ada di dalam bunker itu adalah pipa bawah tanah.

Aerial Drone View Of Monument Gedung Juang Is One Of Historical Building In Tambun At Night. Bekasi, Indonesia, April 11, 2021 Stock Photo

“Ada jalan di bawah sini, kami ukur hanya 4-5 meter, kami tidak tahu kuat atau tidak, tapi kami membuat jalan sementara,” katanya.

Gedung Juang Tambun

Berdasarkan penelitian tersebut, Atong menyarankan menggunakan jalur bawah tanah bagi wisatawan untuk mengunjungi Gedung Juang 45 dari Stasiun Tambun.

See also  Gedung Lawang Sewu

Atong mengatakan pada Jumat, 6 November 2020: “Kami juga memikirkan ke arah itu (merger). Kami akan memasukkannya ke dalam roadmap ke depan.”

Gedung Juang Tambun

Mempelajari Sejarah Gedung Juang Tambun 45 Bekasi

Menurutnya, menghubungkan terowongan akan memudahkan wisatawan untuk mengunjungi gedung Juang 45 Tambun. Wisatawan juga bisa kehilangan waktu dan tidak perlu putar balik atau membutuhkan sarana transportasi lain untuk situs cagar budaya.

Selain itu, keunikan kanal ini dalam kancah wisata dan budaya di gedung Tambun 45 Juang akan memajukan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Gedung Juang Tambun

“Kami berencana mengeluarkannya dari orbit pada 2021, jadi Anda bisa masuk melalui pintu masuk utama dan masuk ke stasiun. Itu sesuatu yang istimewa, bukan?” katanya.

Famous Landmark Building Indonesia Southeast Asia Stock Vector (royalty Free) 1512415580

Atong mengatakan pihaknya masih menunggu instruksi dari Bupati Bekasi terkait keputusan tersebut. Namun, dia memastikan banyak pihak seperti sejarawan, arkeolog, dan Dewan Kereta Api akan berpartisipasi dalam pembukaan jalur tersebut.

Gedung Juang Tambun

“Saya tunggu saja arahnya, karena tentu perlu perbaikan jalan untuk menuju stasiun yang bisa langsung ke stasiun.” Jawa Barat, Indonesia. Saat ini gedung Juang Tambun berfungsi sebagai Museum Bekasi di bawah administrasi Pemerintah Kota Bekasi.

Gedung Juang Tambun dibangun dalam dua tahap oleh bangsawan sekaligus pemilik, Khouw Tjeng Kee, Luitenant der Chinezen. Ia memiliki dua saudara laki-laki, Letnan Khouw Tjeng Tjoan dan Letnan Khouw Tjeng Po. Ayahnya adalah seorang tuan tanah bernama Luitenant-titulair der Chinezen Khouw Tian Sek.

Gedung Juang Tambun

Menatap 2022, Benahi ‘benang Kusut’ Yang Berada Di Museum Digital Gedung Juang Tambun Kabupaten Bekasi

Sepeninggal Letnan Khouw Tjeng Kee, pengelolaan tanah pribadi dan Tamboen Landhuis diserahkan kepada putra Letnan, Khouw Oen Hoei. Ia adalah saudara dari O.G. Khouw yang dimakamkan di makam terkenal dan megah di Petamburan. Sepupunya yang paling terkenal pada masa kolonial adalah Khouw Kim An, Majoor der Chinezen terakhir di Batavia, anak pamannya, Letnan Khouw Tjeng Tjoan.

Pembangunan tahap pertama dimulai pada tahun 1906 dan berakhir pada tahun 1910. Kemudian tahap kedua dilakukan pada tahun 1925. Pertama, halaman depan Gedung Juang Tambun yang berada di Jalan Hasanudin banyak ditanami pohon mangga yang ada pada saat itu. waktu. waktu dan tidak terlalu populer di Indonesia. di kalangan masyarakat Tambun dan Bekasi.

Gedung Juang Tambun

Landhuis dan tanah pribadi di Tamboen disita

Museum Bekasi Gedung Juang Kini Terbuka Buat Umum, Gratis!

Gedung juang 45 surabaya, gedung juang surabaya, gedung juang nganjuk, gedung juang 45, gedung pgri tambun, gedung juang tasikmalaya, gedung juang, gedung pernikahan tambun, gedung juang 45 pekanbaru, gedung juang 45 sukabumi, gedung juang bekasi, gedung juang jakarta