kebun,taman,rumah,desain
Beli Tema IniIndeks
Gedung  

Gedung Sate Kepanjangan

Gedung Sate Kepanjangan – Gedung Sate Dahulu bangunan indah nan megah ini bernama “HeBe”, yang sebenarnya berasal dari singkatan GB atau Gouvernements Bedrijven…

Dahulu, bangunan indah dan megah ini bernama “Hebe”, yang sebenarnya berasal dari singkatan GB atau Gouvernements Bedrijven (Kantor Pemerintahan). Namun sejak tahun 60-an, masyarakat Bandung menyebut gedung tersebut Gdung Sate, karena bentuknya yang menyerupai ludah di atas menara gedung.

Gedung Sate Kepanjangan

Gedung Sate Kepanjangan

Di lantai atas Gedung Sate terdapat menara yang tidak bisa dilihat langsung dari bawah. Ada 2 cara untuk mencapai lantai atas gedung, menggunakan tangga atau menggunakan lift.

Prewed Kota Tua

Menara ini dilengkapi dengan coffee terrace yang didesain sebagai kafe di kota Paris. Dari sini kita bisa merasakan udara kota Bandung dengan Pemandangan Lapangan Gasibu.

Gedung Sate Kepanjangan

Semua Postingan Diunggah Tidak Ada Postingan Ditemukan Lihat Semua Baca Lebih Lanjut Balas Batalkan Balas Hapus dari Beranda Postingan Lihat Semua Direkomendasikan untuk Anda Tag Arsip Cari Semua Postingan Tidak ada postingan yang cocok dengan kueri Anda ditemukan Kembali ke Beranda Minggu Senin Rabu Jumat Jumat Sabtu Senin Selasa Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September November Desember Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Baru saja 1 menit yang lalu $$1$$ menit yang lalu 1 jam yang lalu $$1$$ jam yang lalu kemarin $$1$$ hari yang lalu $ $1 $$ minggu yang lalu Lebih dari 5 minggu yang lalu Pengikut Ikuti Konten premium ini dikunci Langkah 1: Bagikan. Langkah 2: Klik tautan yang Anda bagikan untuk membuka kunci Salin semua kode Pilih semua kode Semua kode telah disalin ke papan klip Anda Tidak dapat menyalin kode/teks, harap tekan [Ctrl] + [C] (atau Cmd + C dengan Mac) untuk Menyalin Gedung Sate dengan ciri khasnya berupa ornamen runcing di menara tengahnya telah lama menjadi landmark atau titik referensi Kota Bandung yang dikenal tidak hanya oleh masyarakat di Jawa Barat, tetapi juga di seluruh Indonesia. Misalnya bentuk bangunan di depan stasiun kereta api Tasikmalaya. Berdiri sejak tahun 1920, bangunan berwarna putih ini masih berdiri kokoh namun elegan dan kini berfungsi sebagai gedung pusat pemerintahan Jawa Barat.

Yanto Rukmana, 48 tahun, seorang Internal Security Officer (CMDAL) Gedung Sate yang telah bekerja selama 19 tahun di kantor Pemprov Jabar, kerap menjadi guide bagi tamu yang datang ke Gedung Sate.

See also  Gedung Tertinggi Di Dunia Berapa Lantai

Gedung Sate Kepanjangan

Bnn Kota Bandung Bersama Federal Bandung Indonesia (fbi) Gelar Gowes 10 Kabupaten/kota

Beberapa rekannya menyebutnya ‘menipu’ Sate Gdung. Pada kesempatan kali ini, Ianto ingin berbagi fakta tentang Gedung Sate.

1. Pada masa penjajahan Belanda, Gedung Sate direncanakan akan digunakan sebagai kantor pusat pemerintahan kolonial Belanda. Kota Bandung sebagai ibu kota kolonial.

Gedung Sate Kepanjangan

2. Gedung Sate dibangun tepatnya pada tanggal 27 Juli 1920, peletakan dasar Gedung Sate dilakukan oleh putri sulung Walikota Bandung, Bertus Kups yang menjabat pada tahun 1920.

Putar Putar Kota Bandung

3. Pembangunan gedung Sati melibatkan 2.000 orang, termasuk 150 pekerja dari Tiongkok, khusus untuk memotong batu dan kayu di gedung Sati. Selebihnya adalah orang Indonesia yang 2 tahun lalu membangun ITB dan Balai Kota Bandung yang merupakan gudang rempah-rempah.

Gedung Sate Kepanjangan

4. Pembangunan Gedung Sate dirancang oleh insinyur terkenal saat itu, yaitu Ir. J. Gerber, lulus dari Universitas Amsterdam. Dengan gaya arsitek Indo-Eropa.

5. Sistem pembangunan Gedung Sate menggunakan sistem konvensional yaitu menggunakan sambungan, sehingga Gedung Sate merupakan bangunan yang tahan gempa.

Gedung Sate Kepanjangan

Fwj Tuding Kasatpol Ppjakbar Diam Soal Rekomtek Bongkar Paksa Parabola

7. Di bagian atas Gedung Sate terdapat ornamen berupa jambu air dengan angka jambu air angka 6 yang menandakan kesuburan yang dimiliki negeri Parahyangan dan angka 6 menandakan biaya yang diperlukan untuk Bangun Gedung Sate. Yang berjumlah 6 juta emas.

8. Karena bentuknya seperti sate, masyarakat Bandung menyebut bangunan itu Gedung Sat agar lebih mudah diucapkan, sampai sekarang.

Gedung Sate Kepanjangan

9. Pada tahun 1980, Gedung Sate disulap menjadi kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat oleh Gubernur Jawa Barat ke-11, H. Aang Kunaefi.

Fakta Tentang Gedung Sate Bandung

10. Dulu Gedung Sat adalah kantor Kementerian Pekerjaan Umum, dimana setiap tanggal 3 Desember diperingati Hari Pekerjaan Umum atau Hari Safta Taruna karena pada tanggal tersebut tahun 1945 terjadi pertempuran di Gedung Sat. Artikel ini sebagian besar atau seluruhnya berasal dari satu sumber. Mohon bantuannya untuk menyempurnakan artikel ini dengan menambahkan referensi sumber terpercaya lainnya.

Gedung Sate Kepanjangan

6°54′09″S 107°37′07″BT  /  6,902459°S 107,618730°BT  / -6,902459; 107.618730 Koordinat: 6°54′09″S 107°37′07″E  /  6.902459°S 107.618730°BT  / -6.902459; 107.618730

Gedung Sate (Bahasa Sunda: ỌỨᮓᮮᮀ ợỒᮦ, trans. Gedong Saté) adalah gedung perkantoran gubernur Jawa Barat. Bangunan ini memiliki ciri khas berupa ornamen puncak menara pada menara pusatnya yang telah lama menjadi landmark atau landmark kota Bandung yang tidak hanya dikenal masyarakat di Jawa Barat, tetapi juga di seluruh Indonesia. pekan. Misalnya bentuk bangunan di depan stasiun kereta api Tasikmalaya. Gedung Putih dibangun pada tahun 1920 dan masih berdiri kokoh hingga saat ini.

See also  Gedung Tertinggi Di Indonesia Terbaru

Gedung Sate Kepanjangan

Majalah Gedung Sate Bulan Desember 2017

Gedung Sate yang pada zaman Hindia Belanda bernama Gouvernements Bedrijven (GB), peletakan batu pertama dilakukan oleh Johanna Catherina Coops, putri sulung Walikota Bandung Bertus Coops dan Petronella Roelofsen, mewakili Gubernur Jenderal di Batavia. JP Graaf van Limburg Stirum, pada tanggal 27 Juli 1920, merupakan hasil perencanaan sebuah tim yang terdiri dari Ir. J. Gerber, seorang arsitek muda ternama lulusan fakultas teknik Delft, Belanda, Ir. Dia. De Roo dan kamu. G. Hendriks dan Gemeente Van Bandoeng dipimpin oleh Kol. Membersihkan. VL. Slor tersebut melibatkan 2.000 pekerja, 150 orang diantaranya adalah pemahat, atau ahli upah, pemahat nisan dan pemahat kayu berkebangsaan Khonghucu atau Cina Kanton, dibantu oleh tukang batu, buruh dan pelayan dari Desa Sekeloa, Desa Koblong Dago, Kampung Gandok dan Sibarengkook . Kampung yang sebelumnya bekerja di Gedong Sirap (Kampus ITB) dan Gedong Papak (Balai Kota Bandung).

Selama 4 tahun pada bulan September 1924, pembangunan gedung utama pemerintah Bedrivers selesai, termasuk kantor pusat PTT (pos, telepon dan telegraf) dan perpustakaan. Perpustakaan Gadung Sate berisi 250.000 buku yang diperoleh dari perusahaan kereta api, jasa pos, telegraf dan telepon serta jasa tambang. Perpustakaan tersebut merupakan perpustakaan terbesar di Hindia Belanda untuk kategori ilmu pengetahuan. Saat ini, untuk kategori keseluruhan, perpustakaan Gedung Sate menempati urutan kedua terbesar setelah perpustakaan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen.

Gedung Sate Kepanjangan

Arsitektur Gedung Sate merupakan karya arsitek Ir. J. Gerber dan kelompoknya tidak lepas dari kontribusi arsitek maestro Belanda Dr. Hendrik Petrus Berlage yang memiliki wajah bernuansa arsitektur tradisional Indonesia.

Serunya Liburan Ke Museum Geologi Bandung Dan Naik Bandros

Banyak arsitek dan ahli konstruksi menganggap Gedung Sate sebagai bangunan monumental yang anggun memukau dengan gaya arsitektur unik yang mengarah ke gaya arsitektur Indo-Eropa, (gaya arsitektur Indo Europeanchen), sehingga bukan tidak mungkin keelokan Candi Borobudur juga menjadi Gedung Sate. . Cat.

Gedung Sate Kepanjangan

Beberapa pemikiran tentang kemegahan Gedung Sate antara lain Cor Pashier dan Jan Wittenberg, dua orang arsitek Belanda, yang mengatakan bahwa “gaya arsitektur Gedung Sate merupakan gaya eksperimental arsitek yang mengarah pada bentuk gaya arsitektur Indo-Eropa”.

Tahun HP Berlage, saat berkunjung ke Gedung Sate pada April 1923, mengatakan, “Gedung Sate adalah karya arsitektur hebat yang berhasil memadukan gaya Timur dan Barat secara harmonis.” Lain halnya dengan gaya arsitektur Italia pada masa Renaisans, terutama pada bangunan sayap timur. Sedangkan menara teras di tengah bangunan tampak seperti atap meru atau pagoda. Masih banyak lagi pandangan arsitek Indonesia yang menjelaskan kemegahan Gedung Sate, misalnya Slamet Wirasonjaya dan Ir. Harnyoto Kunto.

Gedung Sate Kepanjangan

Street Food Bandung Yang Hits Dan Legendaris

Gedung Sate kokoh dan utuh hingga saat ini, tidak terlepas dari material dan teknik konstruksi yang digunakan. Dinding Gedung Sate terbuat dari bongkahan batu berukuran besar (1×1×2 m) yang diambil dari perbukitan bebatuan di Bandung timur sekitar Arkamanik dan Gunung Manglayang. Pembangunan Gedung Sate menggunakan metode konvensional yang profesional dengan memperhatikan standar teknis.

See also  Gedung Sapta Pesona Pendiri

Gedung Sate berdiri di atas lahan seluas 27.990,859 m², luas bangunan 10.877, 734 m² terdiri dari basement 3.039, 264 m², lantai satu 4.062, 553 m², teras lantai I 212, 93, 976 m², , teras lantai II 212.976 m² , tower 121 m² dan teras tower 205, 169 m².

Gedung Sate Kepanjangan

Gerber sendiri memadukan beberapa tren arsitektur dalam desainnya. Untuk jendelanya, Gerber mengambil tema Spanish Moorish, sedangkan bangunannya bergaya Italian Renaissance. Khusus untuk menara ini, Gerber memasukkan aliran Asia, yaitu gaya atap pura atau pagoda Bali di Thailand. Di bagian atas terdapat “tombak” dengan ornamen runcing 6 (versi lain mengatakan jambu air atau melati), yang mewakili 6 juta emas – jumlah yang digunakan untuk membangun Gedung Sate. Ornamen batu yang terletak di atas pintu utama Gedung Sate ini sering dikaitkan dengan Candi Borobudur karena bentuknya yang mirip.

Sk Cpns Formasi Tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Pangandaran Resmi Dibagikan

Fasad (tampak depan) Gedung Sate sangat diperhitungkan. Mengikuti sumbu utara-selatan (yang juga berlaku untuk Gedung Pakuan yang menghadap Gunung Malabar di selatan), Gedung Sate sengaja dibangun menghadap Gunung Tangkuban Perahu di utara.

Gedung Sate Kepanjangan

Dalam perjalanannya, awalnya ia ditugaskan di Departemen Lalu Lintas dan Pekerjaan Umum bahkan menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda setelah Batavia dianggap sudah tidak layak lagi sebagai pusat pemerintahan karena pembangunan, sehingga digunakan oleh Biro Pekerjaan Umum. Pada tanggal 3 Desember 1945 terjadi peristiwa yang mengakibatkan tewasnya tujuh pemuda yang sedang mempertahankan Gadung Sat dari serangan pasukan Gurkha. Untuk mendemokratisasikan ketujuh pemuda tersebut dibuatlah sebuah tugu batu yang diletakkan di belakang pelataran Gadung Sat. Sesuai dengan perintah Menteri Pekerjaan Umum, pada tanggal 3 Desember 1970 tugu tersebut dipindahkan ke pelataran Gadung Sat.

Gedung Sate dikenal sejak tahun 1980 sebagai Kantor Gubernur karena merupakan pusat kegiatan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sebelumnya menempati Gedung Kerta Mukti di Jalan Braga, Bandung.

Gedung Sate Kepanjangan

Rampung Dibangun, Museum Gedung Sate Diresmikan Bulan Desember

Kantor gubernur ada di lantai dua

Kost dekat gedung sate, museum gedung sate, pullman gedung sate, hotel belakang gedung sate, vio hotel gedung sate, hotel depan gedung sate, wisata gedung sate, hotel sekitar gedung sate, penginapan dekat gedung sate, hotel gedung sate bandung, hotel dekat gedung sate, hotel gedung sate