kebun,taman,rumah,desain
Beli Tema IniIndeks
Gedung  

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur – Gedung Sate Bandung – Selain memiliki objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Bandung juga memiliki beberapa tempat bersejarah yang wajib Anda kunjungi saat berkunjung ke kota kembang ini. Salah satu simbol kebanggaan Bandung adalah Ibu Negara yang menarik bagi wisatawan yang datang ke kota karena udaranya yang segar.

Apalagi jika bukan karena Gedung Sate yang menjadi saksi bisu perjuangan kemerdekaan Indonesia.Nah, apa saja fakta menarik Gedung Sate Bandung yang berusia seabad ini? Mari dengarkan!

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Arsitek Belanda Ir. J. Girder membangun sebuah bangunan indah dan mewah di jantung kota Bandung yang disebut Gedung Sate, hingga 9 skala Richter, tahukah Anda?

Menjelajah Museum Gedung Sate Bandung, Bisa Naik Sampai Menara!

Inspirasi desain Gedung Sate Bandung berasal dari gaya bangunan Italian Renaissance. Kesan elegan, keindahan, keagungan dan keagungan saat memasuki gedung ini. Selain itu, penggunaan elemen lengkung yang ritmis dan repetitif (berulang) menciptakan “ritme arsitektur” yang menyenangkan, indah, dan unik.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Sementara itu Di dinding depan Gedung Sate terdapat ornamen yang terlihat tradisional. seperti yang terdapat pada candi-candi Hindu Di tengah bangunan utama Gedung Sate, terdapat menara beratap tunggang atau “tumpang”, seperti krematorium di Bali atau atap pagoda.

Pada masa perang kemerdekaan, Gedung Sate memiliki nilai sejarah.Pada tanggal 3 Desember 1945, tujuh pemuda pejuang yang mempertahankan gedung tersebut tewas oleh pasukan Gurkha yang menyerang.Gedung Sate Bandung, juga dikenal sebagai Monumen Gurkha Serangan

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Modernisasi Dan Larutnya Identitas Dalam Ruang Urban Kita

Siapa yang masih penasaran kenapa gedung ini dinamakan Gedung Sate Bandung! Tentu saja, nama tersebut tidak berasal dari restoran sate yang akan Anda temukan di gedung ini, ya!

Nama tersebut terkait dengan struktur bangunan di Gedung Sate yang menara atasnya terlihat seperti ludah. Hal ini membuat bangunan tersebut sangat populer di masyarakat dan dicetuskan nama “Gedung Sate”.

See also  Gedung Sate Terletak Dimana

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Jadi siapa yang belum sempat mengunjungi gedung bersejarah yang terletak di jantung kota Bandung ini? Jangan lupa, sebelum menuju ke Gedung Sate Bandung, luangkan waktu Anda untuk mengosongkan perut dengan Kue Susu Lembang yang lezat untuk menambah semangat Anda saat menjelajahi atraksi tempat ini! Jadikan Bolu Susu Lembang sebagai oleh-oleh lezat untuk keluarga Anda di rumah! Jurnal Bandung – Kisah kontroversi panjang tentang aula dan ruangan kosong Gedung Sate akan segera terungkap.

Cerita Dibalik 100 Tahun Gedung Sate Bandung

Hingga saat ini, belum ada kajian mendalam tentang keberadaan koridor dan kamar kosong yang konon terletak di bagian bawah gedung megah yang dibangun pada masa kejayaan pemerintah kolonial Belanda ini.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Nyatanya Kabarnya, gang tersebut sudah diumumkan ke Gedung Merdeka di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.Gedung Sate dibangun di atas lahan seluas 27.990.859 meter persegi, dengan luas bangunan 10.877.734 meter persegi.

Menurut Wikipedia Pembangunan gedung yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Bandung ini dirancang oleh arsitek Ir J Gerber dan timnya atas saran arsitek Belanda Dr Hendrik Peter Berlage.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Sejarah Arsitektur Art Deco Kebanggaan Kota Bandung

Banyak arsitek dan ahli konstruksi menganggap Gedung Sate sebagai bangunan monumental yang elegan dengan gaya arsitekturnya yang unik. yang memunculkan gaya arsitektur Indo-Eropa (Indo EuropeeschenArchitectuur stijl).

Dengan identitas Gedung Sate, Pemprov Jawa Barat Saat ini menempati Gedung Sate sebagai kantor, ia tertarik untuk memecahkan misteri aula dan kamar kosong. dan berencana untuk menggunakannya sebagai museum

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

“Bagaimana prosesnya? Kami akan membuka beberapa area yang dibiarkan kosong. Mungkin ada rahasia konstruksi yang bisa dipelajari. Karena ruang kosong itu bisa dipelajari sama sekali, ada koridor rahasia, kita harus melihatnya,” kata Gubernur Jabar Deddy Mizwar kepada Jurnal Bandung di Gedung Sate, Kamis (28/5).

Tempat Wisata Di Bandung Populer, Dari Kota, Pegunungan, Sampai Belanja

Orang nomor 2 di Jawa Barat mengatakan koridor dan kamar kosong. Mungkin dibongkar untuk mengungkap kisah Gedung Sate kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

“Kita lepas satu dulu. Nanti kita lihat apakah cermin termasuk objek yang bisa dikunjungi, kalau bagus,” ujarnya.

Selain mengungkap misteri aula dan ruangan kosong di Gedung Sate, kata Deddy, Pemprov Jabar menggelar rapat internal untuk mengimplementasikan rencana Museum Gedung Sate.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Memiliki Arsitektur Yang Unik Dan Berusia Lebih Dari 100 Tahun, Ini Fakta Menarik Tentang Gedung Sate

“Tidak hanya itu, (museum) juga akan memiliki ruang perpustakaan. Gedung Sate tidak akan diperluas, tetapi hanya akan menampilkan barang-barang di dalam Gedung Sate,” ujarnya.

Dari: Editor – Petani di Distrik Coral Pong Kota Praja Bandung Barat mengekspor 4.500 pohon hias ke Amerika Serikat, Kanada, dan Gedung Sate merupakan kantor Gubernur Jawa Barat. Gedung ini terletak di Jalan Diponegoro No. 22 Kota Bandung.

See also  Gedung Sate Lockdown

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Bagian timur Gedung Sate berfungsi sebagai Kantor Pos Pusat dan Kantor Pariwisata. sementara itu Bagian barat berfungsi sebagai gedung DPRD provinsi Jawa Barat.

Rental Hiace Di Bandung

Gedung Sate dibangun pada tanggal 27 Juli 1920 oleh Miss Johanna Catherina Coops putri sulung Walikota Bandung B. Coops didampingi oleh Miss Petronella Roeslofsen putri sulung Bandung B. Coops yang merupakan Wakil Gubernur Jenderal di Batavia .

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Pada awal tahun 1924, Gedung PTT Hoofdbureau selesai dibangun, disusul dengan pembangunan Gedung Utama Sate dan perpustakaan teknik terlengkap di Asia Tenggara pada bulan September 1942.

Gedung Sate dirancang oleh arsitek Belanda Ir J. Gerber dari Biro Gedung Negara. (landgebouwendients) dibantu oleh tim yang terdiri dari: Kol. Genie (purnawirawan) V.L. Slor dari Genie Militair, Ir. (B.O.W) atau DPU saat ini, dan Gemeentelijk Bouwbedriff (Perusahaan Konstruksi Kota), Bandung.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Mengenal Museum Gedung Sate Yang Menggunakan Konsep Smart Museum

Gedung Sate memiliki nilai sejarah pada masa Perang Kemerdekaan.Pada tanggal 3 Desember 1945, tujuh pemuda dibunuh oleh resimen Gurkha lawan yang datang menyerang untuk menghormati jasa mereka. Sebuah monumen didirikan di depan Gedung Sate untuk memperingati para pahlawan yang gugur.

Pada tahun 1977, arsitek Ir.Sudibyo membangun sebuah bangunan besar yang selaras dan sesuai dengan gaya arsitektur Gedung Sate yang berfungsi sebagai gedung DPRD provinsi Jawa Barat.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Berikut adalah arsitektur ornamental Gedung Sate yang dikutip dari majalah Gedung Sate, Keindahan Ornamen Arsitektur Indo-Eropa dan ditulis oleh I Gusti Ayu Ceri Chandrika Meidiria dari Institut Teknologi Bandung:

Sudah 100 Tahun, Gedung Sate Ternyata Belum Pernah Dipugar

Dilihat dari arsitekturnya, Gedung Sate merepresentasikan keindahan desain arsitektural, Gerber ingin melihat kesan agung ini di setiap elemen bangunannya.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Gedung Sate sangat kental dengan gaya arsitektur Perancis yaitu Renaissance. Gaya ini ditangkap dengan mengulangi pola melengkung. disebut bagian depan Pengerjaan yang sangat indah dengan ukiran rumit di setiap lengkungan.

Di tengah fasad terdapat ornamen yang mirip dengan bentuk candi, kontras dan indah. Berbentuk seperti gunung yang disebut Kori Agung, ornamen ini disebut Pathumraksa dan digunakan sebagai pembatas dan pintu gerbang antar area pada bangunan khusus.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Gedung Sate Bandung Yang Penuh Kejutan

Penataan depan Gedung Sate dilakukan dengan sangat hati-hati. Membentang pada poros utara-selatan, Gedung Sate dibangun berhadapan dengan Gunung Tangkuban Perahu di sebelah utara.

Gedung Sate menggunakan dua jenis atap yang bagian atasnya menutupi bagian depan berupa perisai. Ada ornamen khas Hindu, Budha dan India.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Sedangkan atapnya tinggi dan paling menonjol dengan gaya atap candi/tumpang seperti krematorium di Bali atau pagoda di Thailand. Di puncak atap juga terdapat simbol terkenal, Spit dengan 6 ornamen yang mewakili 6 juta gulden (jumlah yang digunakan untuk membangun Gedung Sate), sehingga gedung ini disebut Gedung Sate.

See also  Gedung Dprd Surabaya

Gedung Sate Bandung Dilockdown Lagi, Usai 31 Orang Positif Covid 19

Tema yang digunakan untuk jendela Gedung Sate adalah tema Spanyol Moor. Jendelanya berbentuk seperti gapura bata yang miring ke luar dan memiliki kaca berbingkai kayu di bagian dalamnya. Plester bata diukur sesuai dengan bentuk lengkungan, jendela.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Uraian di atas adalah tentang sejarah dan perhiasan yang dimiliki oleh Gedung Sate. Apakah Anda pernah ke Gedung Sate? Bangunan tua peninggalan kolonial Belanda yang terletak di Jalan Diponegoro, Bandung ini selalu menarik perhatian orang yang lewat karena keunikannya. tersendiri. Sebuah bangunan berbentuk tusuk sate menghiasi menara pusat. Sejak dahulu kala menjadi salah satu simbol sejarah dan bangunan khas Bandung. Secara nasional dikenal sebagai Gedung Sate, gedung ini sekarang berfungsi sebagai gedung pusat pemerintahan Jawa Barat dan sering menjadi tempat festival seni dan acara lainnya.

Pengamat arsitektur sering menggunakan bangunan sebagai bahan untuk mempelajari keunikan arsitekturnya. yang dipengaruhi oleh arsitektur Eropa Banyak wisatawan yang berkunjung ke Bandung meluangkan waktu untuk mengunjungi Gedung Sate, sehingga gedung ini sering dianggap sebagai salah satu daya tarik utama di Bandung. Terutama bagi yang tertarik dengan sejarah Gedung Sate. Oleh karena itu, tidak mungkin mengunjungi semua bagian secara mandiri.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Genap Seabad, Ini 5 Fakta Menarik Gedung Sate Yang Jadi Ikon Kota Bandung

Ide pembuatan sejarah sate muncul dari penilaian pihak Belanda bahwa Batavia sudah tidak cocok lagi sebagai ibu kota karena berbagai perkembangan. Terjadi di sana, Gedung Sate dibangun sebagai pusat pemerintahan Hindia Belanda. Pasalnya, para pejabat menganggap cuaca di Bandung sama dengan cuaca di Prancis selatan saat musim panas. Konstruksi tersebut diperkirakan akan mempekerjakan 2.000 pekerja, 150 di antaranya adalah pemahat makam Cina dan pemahat kayu dari Kanton. Ada pula tukang plester, kuli angkut dan pembantu dari pembangunan Gedong Sirap di kampus ITB dan Gedong Papak di Balai Kota Bandung.

Peletakan batu fondasi pertama Gedung Sate yang bersejarah, berasal dari zaman Hindia Belanda.

Gedung Sate Memiliki Gaya Arsitektur

Gedung arsitektur, hotel gedung sate, hotel gedung sate bandung, gedung sate, hotel dekat gedung sate, hotel belakang gedung sate, gaya arsitektur, hotel sekitar gedung sate, arsitektur rumah tropis hampir memiliki kesamaan dengan arsitektur rumah gaya, penginapan dekat gedung sate, hotel depan gedung sate, arsitektur gedung sate