kebun,taman,rumah,desain
Beli Tema IniIndeks
Gedung  

Gedung Sate Sentral Satelit

Gedung Sate Sentral Satelit – Sukasari – Mitos merupakan hal yang belum pasti kebenarannya, seperti mitos terowongan yang ada di Villa Isola, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Mahasiswa UPI sudah tidak asing lagi dengan Villa Isola. Villa Isola merupakan gedung unggulan UPI yang terletak di Jalan Dr Setiabudi 229.

Gedung Sate Sentral Satelit

Gedung Sate Sentral Satelit

Dengan gaya arsitektur art deco dengan cat putih, vila ini menarik banyak orang untuk melakukan sesi pre-wedding atau sekadar berfoto untuk menghiasi profil media sosial.

Hotel S3 Setrasari

“Saya dengar Isola punya terowongan panjang yang terus menyambung ke gedung Sate, tapi saya tidak tahu itu benar atau tidak,” kata mahasiswa UPI Eva Musdalifah (21).

Gedung Sate Sentral Satelit

“Terowongan memang ada, tapi saat ini saya belum bisa memberikan jawaban pasti karena sedang meneliti panjangnya. Sekarang ditutup karena banyak reptil yang membahayakan manusia masuk ke dalam terowongan,” kata Sutisna beberapa waktu lalu.

Dan menjadi tempat penyimpanan senjata seperti bazoka, senjata tajam dan helm baja yang saat ini disimpan di Museum Pendidikan Nasional UPI.

Gedung Sate Sentral Satelit

Postingan Terakhir Edi Raharjo Alias Lord Rangga Sebelum Meninggal, Ternyata Sempat Singgung Hal Ini

Mitos terowongan panjang tersebar karena banyak orang berasumsi dan berharap tentang terowongan tersebut. Namun sejauh ini belum ada tanggapan resmi untuk membantah anggapan tersebut. (AMA/PNJ)

Pihak UPI Bandung membantah mahasiswa dan akademisi terlibat dalam kelompok Sunda Empire. Kepala Seksi Hubungan Kelembagaan Eksternal UPI Yana Setiawan mengatakan, tidak ada kelompok atau organisasi yang mengatasnamakan Sunda Empire yang menggunakan…

Gedung Sate Sentral Satelit

* Fakta atau penipuan? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan kirim WhatsApp ke nomor cek fakta 0811 9787 670 dengan hanya memasukkan kata kunci yang diinginkan. Gedung Sate bukanlah bangunan yang mirip sate atau bangunan yang menjual berbagai jenis sate. Salah satu bangunan monumental artistik bergaya Eropa Indonesia yang kini ditempati sebagai kantor Gubernur Jawa Barat. Disebut Gedung Sate karena di bagian atasnya terdapat ornamen yang benar-benar mirip sate. Bangunan bersejarah yang terletak di Jl. Diponegoro No. 22, bisa dijangkau dengan cukup mudah, karena lokasinya berada di pusat kota Bandung.

Yuk Ketahui! Elemen, Fungsi, Dan Teori Vitruvius Pada Gedung Satai

Gedung Sate sering dijadikan tujuan wisata bagi wisatawan luar kota. Kawasan sekitar Gedung Sate juga pasti ramai di waktu-waktu tertentu, seperti Sabtu sore atau Minggu pagi. Gedung Sate dibangun pada tahun 1920 oleh tim perencana pembangunan yang terdiri dari Ir.J.Gerber, Ir. eh. DeRoo, Ir. G. Hendriks, dan Gemeente van Bandoeng dipimpin Kolonel. VL murni. ceroboh. Gedung Sate yang menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini merupakan bangunan dengan arsitektur terindah di Indonesia, karena bangunan ini memadukan budaya barat dan timur.

See also  Gedung Juang Solo

Gedung Sate Sentral Satelit

Gedung ini pada zaman Belanda disebut Gouvernements Bedrijven (GB). Peletakan batu pertama gedung ini dilakukan oleh putri sulung Wali Kota Bandung B. Coops saat itu dan Petronella Roelofsen, yaitu Catherine Coops, yang mewakili Gubernur Jenderal Batavia JP Graaf van Limburg Stirum pada 27 Juli lalu. 1920. Yang cukup fenomenal dari pembangunan Gedung Sate Bandung adalah mendatangkan 150 ahli pemahat atau ahli Bongpay atau ahli pemahat batu nisan dan kayu dari Tiongkok/Tiongkok yang berasal dari daerah Konfusius/Kanton, serta dengan bantuan ribuan tukang batu, tukang goncang dan pekerja pembantu atau beban lainnya yang berasal dari daerah Bandung yaitu sekeloa, memilih Dago, Gandok dan Cibarengkok.

Untuk biaya pembangunannya sendiri, Gedung Sate Bandung menghabiskan dana hingga 6 juta Gulden, sebuah dana pembangunan yang sangat besar dan fenomenal pada masa itu, sehingga sebagai simbol kemegahan dan kemewahannya dibuatlah puncak menara bangunan berbentuk tombak dengan 6 ornamen. dalam bentuk mawar air. Ciri khas Gedung Sate adalah ornamen tombak di menara pusat. Tentu ornamen ini menjadi penanda tanah kota Bandung yang tidak hanya dikenal di seluruh Jawa Barat, tapi di seluruh tanah air. Tanda Gedung Sate juga merupakan tanda pada bangunan lain dan objek wisata di Jawa Barat.

Gedung Sate Sentral Satelit

Renovasi Taman Gedung Sate Dipertanyakan

Gedung yang berdiri sejak tahun 1920 ini masih berdiri dan berperan sebagai pusat pemerintahan kota Bandung. Gedung yang dikenal dengan Gedung Putih Bandung ini kini menjadi satu-satunya tempat wisata di Bandung yang mungkin paling banyak dijadikan spot foto. Hal ini dikarenakan arsitekturnya yang sangat indah dan unik, serta unsur sejarah dan budaya yang dikandungnya.

Tidak hanya bangunannya saja yang diminati, tetapi juga elemen dekoratif pada bangunan berupa taman yang terawat. Taman di sekitar Gedung Sate merupakan tempat yang populer bagi wisatawan untuk berfoto, baik untuk foto biasa maupun untuk kenang-kenangan pengantin baru. Jika ingin memasuki gedung yang dinobatkan sebagai gedung terunik di Indonesia ini, Anda harus memiliki izin terlebih dahulu. Izin tersebut tidak sulit didapat jika melalui prosesnya dengan benar. Jika Anda hanya akan berada di area konstruksi, Anda tidak memerlukan izin khusus.

Gedung Sate Sentral Satelit

Ada satu hal eksotis yang ditawarkan Gedung Sate Bandung kepada wisatawan. Selain berada di tempat ini anda bisa menikmati wisata budaya, pendidikan dan sejarah, di lantai paling atas terdapat menara tersembunyi yang jika dilihat dari bawah tidak akan terlihat. Begitu memasuki halaman Gedung Sate, hal pertama yang akan Anda temui adalah alat musik gamelan bercita rasa Sunda yang hanya dimainkan pada acara-acara khusus, seperti penyambutan pejabat atau acara resmi. Hampir seluruh bagian gedung ini merupakan perkantoran, termasuk ruangan-ruangan yang dulunya digunakan sebagai penjara tahanan Belanda.

See also  Gedung Dpr Ri Dimana

Berusia 100 Tahun, Gedung Sate Simpan Sejarah Perjuangan

Anda akan memiliki perasaan yang berbeda jika Anda berada di lantai empat. Lantai empat sering digunakan untuk menerima tamu kehormatan atau mengadakan acara resmi, sehingga suasananya lebih tenang. Selain bisa melihat pemandangan indah dengan teropong, di lantai empat juga terdapat foto-foto yang mendokumentasikan kegiatan gubernur Jawa Barat, disertai berbagai souvenir dan prasasti dari seluruh Jawa Barat.

Gedung Sate Sentral Satelit

Untuk menuju puncak gedung ini, Anda bisa menaikinya dengan 2 cara, yaitu dengan menaiki 6 anak tangga kayu yang masing-masing 10 anak tangga, atau dengan menggunakan lift. Jika sudah sampai di puncak menara Gedung Sate Bandung, selain bisa melihat kawasan pameran hasil pembangunan atau pembangunan provinsi Jawa Barat, yang tak kalah seru adalah di puncak ini tower Ada wisata kuliner berupa teras kafe yang didesain sedemikian rupa menyerupai kafe-kafe ternama di kota Paris, Prancis.

Di tempat wisata di Bandung ini Anda bisa merasakan udara Bandung yang khidmat dan eksotis menyentuh Anda dari atas menara, sambil menikmati keindahan kota Bandung yang sebenarnya sangat terkenal dengan suasananya yang eksotis dan romantis. menara, pengunjung dapat dengan jelas melihat keindahan Gunung Tangkuban Perahu dari kejauhan. Gedung Sate yang terletak di Jalan Diponegoro No 22 Bandung ini sangat mudah dijangkau karena berada di jantung kota Bandung. Akses jalan menuju Gedung Sate cukup baik dan mulus tanpa ada jalan yang rusak.

Gedung Sate Sentral Satelit

Hotel Bumi Asih Gedung Sate Bandung, Bandung

Pada umumnya wisatawan yang berkunjung dari luar kota pasti menyempatkan diri untuk datang ke bangunan bersejarah ini sekaligus mengunjungi Museum Geologi Bandung karena letaknya yang cukup dekat. Di sini kamu bisa menemukan banyak informasi, mulai dari tata surya hingga kondisi geologis di Indonesia. Di museum ini Anda juga bisa melihat fosil hewan dan manusia purba, jenis batuan yang ditemukan di bumi, replika pertambangan dan anjungan lepas pantai, melihat sejarah terbentuknya Danau Bandung dan masih banyak lagi.

PT KSM Wisata Internasional. Artikel ini kami izinkan untuk disebarluaskan karena menyebarkan informasi tentang pariwisata Indonesia JAUH LEBIH PENTING daripada hak cipta. Artikel ini sebagian besar atau seluruhnya dari satu sumber. Bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi ke sumber terpercaya lainnya.

See also  Gedung Sate En Omstreken

Gedung Sate Sentral Satelit

6 ° 54’09 “S 107 ° 37’07” E  /  6.902459 ° S 107.618730 ° BT  / -6.902459; 107.618730 Koordinat: 6 ° 54’09 “S 107 ° 37’07” E  /  6.902459 ° S 107.618730 ° BT  / -6.902459; 107.618730

Gubernur Aher Galakkan Program Baca Alquran Di Sekolah

Gedung Sate (Bahasa Sunda: ỌỨᮓᮧᮀ ợỒᮦ, translit. Gedong Saté) adalah gedung perkantoran Gubernur Jawa Barat. Bangunan ini memiliki ciri khas berupa ornamen tombak pada menara pusat yang telah lama menjadi landmark atau landmark kota Bandung yang tidak hanya dikenal masyarakat Jawa Barat saja, tetapi juga di seluruh Indonesia. Jawa. Misalnya bentuk bangunan di depan stasiun kereta api Tasikmalaya. Bangunan berwarna putih ini dibangun pada tahun 1920 dan masih berdiri hingga sekarang.

Gedung Sate Sentral Satelit

Gedung Sate yang pada zaman Hindia Belanda bernama Gouvernements Bedrijven (GB) ini peletakan batu pertama dilakukan oleh Johanna Catherina Coops, putri sulung Walikota Bandung Bertus Coops dan Petronella Roelofsen, yang mewakili Gubernur Jenderal Batavia, J.P. Graaf van Limburg Stirum pada tanggal 27 Juli 1920 merupakan hasil perencanaan tim yang dibentuk oleh Ir.J.Gerber, seorang arsitek muda ternama lulusan Fakultas Teknik Delft Belanda, Ir. eh. Dari Roo dan Ir. G. Hendriks dan Gemeente van Bandoeng dipimpin oleh Kolonel. VL murni. Slor melibatkan 2.000 pekerja, 150 di antaranya adalah pemahat, atau ahli bongpay, pemahat batu nisan, dan pemahat kayu berkebangsaan Tionghoa yang berasal dari Khonghucu atau Kanton, dibantu oleh tukang batu, buruh, dan pelayan dari warga Desa Sekeloa, Desa Coblong Dago, Kampung Desa Gandok dan Cibarengkok yang sebelumnya bekerja di Gedong Sirap (Kampus ITB) dan Gedong Papak (Kota Bandung).

Selama 4 tahun, pada bulan September 1924, pembangunan gedung utama Gouverments Bedrijven selesai, termasuk kantor pusat PTT (Pos, Telepon dan Telegraf) dan perpustakaan. Perpustakaan Gedung Sate berisi 250.000 buku yang diperoleh dari perusahaan kereta api, jasa pos, telegraf dan telepon serta jasa pertambangan. Perpustakaan ini merupakan perpustakaan terbesar di Hindia Belanda untuk kategori ilmu pengetahuan. Sedangkan untuk kategori umum, perpustakaan Gedung Sate menempati urutan kedua terbesar

Gedung Sate Sentral Satelit

Museum Gedung Sate Bandung Dapat Jadi Sumber Sejarah Bagi Generasi Muda

Hotel sekitar gedung sate, hotel gedung sate, hotel belakang gedung sate, penginapan dekat gedung sate, museum gedung sate, kost dekat gedung sate, vio hotel gedung sate, ac sentral gedung, wisata gedung sate, hotel dekat gedung sate, hotel depan gedung sate, hotel gedung sate bandung