kebun,taman,rumah,desain
Beli Tema IniIndeks
Kebun  

Kebun Raya Bogor Merupakan

Kebun Raya Bogor Merupakan – Di dalam Kebun Raya Bogor terdapat istana negara yang saat ini ditempati oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo.

Artikel ini akan membahas fakta menarik tentang Kebun Raya Bogor yang salah satunya sudah ada sejak abad ke-16.

Kebun Raya Bogor Merupakan

Kebun Raya Bogor Merupakan

Gubernur Jenderal Belanda, Godert Alexander Gerard Philip van der Capellen, meresmikan Kebun Raya Bogor pada 18 Mei 1817.

Glow Di Kebun Raya, Hawa Nafsu Kapitalisme Yang Merusak

Alas Samidha adalah hutan buatan atau hutan lindung yang diprakarsai oleh Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi pada Zaman Agung Kerajaan Pajajaran (1474-1513).

Kebun Raya Bogor Merupakan

Di Kebun Raya Bogor terdapat banyak jenis tumbuhan yang sangat lengkap yaitu dengan jumlah 213 famili, 1202 marga, 3156 jenis dan 12.141 spesimen tumbuhan.

Baca juga: 4 Air Terjun di Kota Bogor yang Wajib Dikunjungi untuk Piknik Akhir Pekan, Airnya Sangat Jernih

Kebun Raya Bogor Merupakan

Kebun Raya Bogor Di Mata Para Ilmuwan

Yuk kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pembelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah ilmu. Belajar lebih cerdas bersama adjar.id, dunia belajar anak Indonesia.

Informasi Lihat Pesona Danau Sentani Selengkapnya, Danau Terbesar di Papua Selasa, 5 Oktober 2021 | 15:40 WIB

Kebun Raya Bogor Merupakan

Info 3 Faktor yang membedakan kenampakan alam suatu daerah, apa saja? Senin, 15 November 2021 | 20:15 WIB

Kebun Raya Bogor, Destinasi Terbaik Dan Legendaris Di Kota Bogor

Informasi 5 Rekomendasi Tempat Wisata Taman Nasional di Indonesia yang Mendunia Tuesday, December 21, 2021 | 16.30 WIB

Kebun Raya Bogor Merupakan

Informasi tentang 5 Tempat Wisata Paling Berbahaya di Dunia, Berani Kunjungi? Rabu, 12 Januari 2022 | 13:20 WIB Kebun Raya Bogor atau Kebun Raya Bogor (bahasa Sunda: ᮊᮉᮮᮣᮮᮮᮮ᮪ ᮚᮚ ᮮᮠᮁ, translit. Kebun Raya Bogor) adalah sebuah kebun raya besar yang terletak di kota Bogor, Indonesia. Bidang ini dikelola oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Taman ini terletak di pusat kota Bogor dan dekat dengan kompleks Istana Kepresidenan Bogor. Ini mencakup 87 hektar dan memiliki koleksi 15.000 spesies pohon dan tanaman. Letak geografis Bogor yang hampir setiap hari diguyur hujan, bahkan di musim kemarau, menjadikan kebun ini tempat yang cocok untuk budidaya tanaman tropis.

Didirikan pada tahun 1817 oleh pemerintah Hindia Belanda, Kebun Raya Bogor berkembang di bawah kepemimpinan berbagai ahli botani ternama seperti Johannes Elias Teijsmann, Rudolph Herman Christiaan Carel Scheffer, dan Melchior Treub. Sejak didirikan, Kebun Raya Bogor telah menjadi pusat penelitian utama di bidang pertanian dan hortikultura, serta merupakan kebun raya tertua di Asia Tenggara.

See also  Kebun Binatang Wonogiri

Kebun Raya Bogor Merupakan

Berapa Harga Tiket Kebun Raya Bogor Tahun 2022?

Saat ini Kebun Raya Bogor ramai dikunjungi sebagai tempat wisata, terutama pada hari Sabtu dan Minggu. Tiket masuk Rp 30.000. Di sekitar Kebun Raya Bogor terdapat pusat-pusat keilmuan yaitu Herbarium Bogoriense, Museum Zoologi Bogor, dan SASTRA.

Kawasan yang kini menjadi Kebun Raya Bogor ini awalnya merupakan bagian dari “sama” (hutan buatan) yang didirikan pada masa Sri Baduga Maharaja (Prabu Siliwangi, 1474-1513) yang memerintah Kerajaan Sunda, sebagaimana tertulis dalam . Prasasti Batutulis. Hutan ini diciptakan untuk melindungi bibit pohon langka.

Kebun Raya Bogor Merupakan

Hutan ini ditinggalkan setelah runtuhnya kerajaan Sunda pada abad ke 16. Pada tahun 1744, Perusahaan Hindia Timur Belanda (VOC) mendirikan taman dan toilet di lokasi Kebun Raya yang sekarang di Buitenzorg (sekarang dikenal sebagai Bogor).

Cemplang Cemplung Dari Tuntas Trisunu!: Spot Fotografi Kebun Raya Bogor

Setelah Inggris menginvasi Jawa pada tahun 1811, Thomas Stamford Raffles diangkat menjadi Wakil Gubernur pulau tersebut dan mengambil Istana Buitenzorg sebagai kediamannya. Raffles tertarik dengan botani, tertarik untuk mengembangkan pekarangan Istana Bogor menjadi taman yang indah. Dengan bantuan ahli botani, W. Kent, yang membantu membangun Kew Garden di London, Raffles mengubah pekarangan istana menjadi taman klasik bergaya Inggris.

Kebun Raya Bogor Merupakan

Pada tahun 1814, Olivia Raffles (istri Thomas Stamford Raffles) meninggal karena sakit dan dimakamkan di Batavia. Sebagai permanen, sebuah monumen dibangun untuknya di Kebun Raya Bogor.

Setelah Perjanjian Inggris-Belanda mulai berlaku pada tahun 1814, Belanda mengirimkan kapal-kapal yang penuh dengan pejabat untuk merebut kembali Hindia Belanda. Di antara mereka adalah ahli botani Belanda-Prusia Caspar Georg Karl Reinwardt, yang diangkat menjadi kepala pertanian, seni, dan sains di koloni tersebut. Reinwardt tertarik untuk mengeksplorasi berbagai jenis tumbuhan yang digunakan untuk pengobatan. Reinwardt juga pelopor dalam pendirian herbarium. Ia kemudian dikenal sebagai pendiri Herbarium Bogorense.

Kebun Raya Bogor Merupakan

Kebun Raya Bogor Dan Sejarah Dunia Yang Disimpannya

Setahun kemudian dia mengusulkan untuk mendirikan Kebun Raya, yang didukung oleh Gubernur Jenderal G.A.G.Ph. van der Capellen. Kebun raya ini resmi didirikan pada 18 Mei 1817 di sebelah istana bekerja sama dengan dua ahli botani, William Kent dari Belanda dan James Hooper dari Kew.

Dia adalah direktur utama selama lima tahun, dan mengumpulkan tanaman dan benih dengan potensi ekonomi di semua negara lain di nusantara untuk dibudidayakan. Sebagian besar pekerjaan taksonominya dicatat oleh pendahulunya Carl Ludwig Blume pada tahun 1823, yang mendaftarkan 914 tanaman di kebun raya.

Kebun Raya Bogor Merupakan

Sekitar 47 hektar lahan di sekitar Istana Bogor dan dulunya merupakan lahan pertama untuk kebun raya. Reinwardt menjadi direktur pertama dari tahun 1817 hingga 1822. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk mengumpulkan tanaman dan bibit dari bagian lain nusantara. Bogor segera menjadi pusat pengembangan pertanian dan hortikultura di Indonesia. Saat itu, sekitar 900 tanaman pinggul ditanam di kebun.

See also  Kebun Teh Gucialit

Kebun Raya Bogor Punya Aplikasi Mobile Penunjuk Arah

Pada tahun 1822, Reinwardt kembali ke Belanda dan Dr. Carl Ludwig Blume menerbitkan inventaris koleksi tanaman yang tumbuh di taman. Dia juga menyusun katalog pertama taman yang berhasil mencatat hingga 912 jenis (spesies) tumbuhan dan menjadikan kebun raya sebagai markas Komisi Ilmu Pengetahuan Alam. Pembangunan taman ini sempat terhenti karena kekurangan dana, namun dilanjutkan kembali oleh Johannes Elias Teysmann (1831), tukang kebun istana Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch. Sejak saat itu, kebun raya berada di bawah pengawasan staf Gubernur Jenderal.

Kebun Raya Bogor Merupakan

Teysmann kemudian digantikan oleh Dr. Rudolph Herman Christiaan Carel Scheffer pada tahun 1867 menjadi direktur, dan diikuti oleh Prof. dr. Melchior Treub.

Berdirinya Kebun Raya Bogor dapat dikatakan sebagai awal dari perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Dari situ lahir beberapa lembaga ilmiah lainnya, seperti Bibliotheca Bogoriensis (1842), Herbarium Bogorense (1844), Kebun Raya Cibodas (1860), Laboratorium Treub (1884), dan Museum dan Laboratorium Zoologi (1894). .

Kebun Raya Bogor Merupakan

Tahun Kebun Raya Bogor, Kokoh Sebagai Benteng Terakhir Penyelamatan Flora

Awalnya, lapangan ini hanya akan dijadikan sebagai lahan percobaan tanaman perkebunan yang akan diperkenalkan di Hindia Belanda (sekarang Indonesia). Namun dalam perkembangannya juga digunakan sebagai wadah penelitian oleh para ilmuwan pada masa itu (1880 – 1905).

Kebun Raya Bogor selalu mengalami perkembangan yang signifikan di bawah kepemimpinan Dr. Carl Ludwig Blume (1822), J.E. Teijsman dan Dr. Hasskarl (ketika Gubernur Jenderal Van den Bosch), J. E. Teijsmann dan Simon Binnendijk, Dr. R.H.C.C. Scheffer (1867), Profesor. dr. Melchior Treub (1881), Dr. Jacob Christiaan Koningsberger (1904), Van den Hornett (1904), dan Prof. Ir. Koestono Setijowirjo (1949), yang menjadi orang Indonesia pertama yang mengepalai lembaga penelitian bertaraf internasional.

Kebun Raya Bogor Merupakan

Pada masa kepemimpinan tokoh ini telah dilakukan kegiatan katalogisasi Kebun Raya Bogor, pendaftaran lengkap koleksi tumbuhan Cryptogamae, 25 jenis Gymnosperma, 51 jenis Monocotyledonae dan 2200 jenis Dicotyledonae, upaya identifikasi tumbuhan ekonomi penting di Indonesia . , kumpulan tumbuhan bermanfaat bagi Indonesia (43 jenis, antara lain vanili, kelapa sawit, kina, nilam, tebu, singkong, jagung dari Amerika, kayu ulin dari Palembang dan Kalimantan), dan kelembagaan internal yang berkembang di Kebun Raya adalah:

Kebun Raya Bogor Tempat Wisata Edukasi Tanaman Untuk Masyarakat

Pada tanggal 16 Mei 2006, dalam rangka memperingati HUT Kebun Raya Bogor (KRB) ke-189, Kedutaan Besar Jerman bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meresmikan Reinwardt Memorial di kompleks taman tersebut. Kepala LIPI Umar Anggara Jenie dan Duta Besar Jerman untuk Indonesia Joachim Broudré-Gröger meresmikan monumen sederhana ini di seberang kolam depan Istana Bogor.

Kebun Raya Bogor Merupakan

“Lokakarya Taman Botani ASEAN-Tiongkok tentang Pengelolaan dan Konservasi Tanaman” juga menjadi tuan rumah peringatan ini. Selain China, kegiatan ini diikuti oleh negara-negara anggota ASEAN seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Laos, Kamboja, Thailand, Myanmar, dan Vietnam. Lokakarya ini bertujuan untuk mempromosikan kerjasama di bidang perkebunan dan konservasi tumbuhan di kawasan ASEAN-China.

See also  Kebun Teh Sidamanik

Perayaan hari jadi terbesar ditandai dengan penanaman bibit pohon oleh sepuluh Menteri Lingkungan Hidup ASEAN yang hadir dalam acara “Tahun Lingkungan Hidup ASEAN” di Indonesia. Peristiwa ini merupakan yang ketiga setelah yang pertama di Brunei Darussalam pada tahun 2000 dan yang kedua di Kamboja pada tahun 2003.

Kebun Raya Bogor Merupakan

Fakta Unik Bogor, Dari Sebutan Kota Hujan Hingga Miliki Kebun Raya Tertua Se Asia

Pada tanggal 1 Juni 2006 sekitar pukul 20:00-20:30 WIB di Kebun Raya Bogor, 124 pohon berumur lebih dari 100 tahun tumbang akibat angin kencang dan badai. Sehubungan dengan itu, kebun raya ditutup untuk umum setidaknya selama seminggu untuk memperbaiki pohon yang tumbang.

Kerusakan Kebun Raya Bogor (KRB) sangat terlihat. Kerusakan tidak hanya pagar besi yang tumbang dan pohon yang patah, atau puluhan pohon tumbang yang terlihat di jalan sekitar KRB, tetapi juga keadaan di dalam KRB.

Kebun Raya Bogor Merupakan

Area taman dekat pintu masuk Istana Bogor yang tidak terlihat dari jalan utama rusak. Pohon dengan diameter 50 sentimeter dan tinggi 30-50 meter tumbang, tumbang di tanah dan jalan di dalam KRB. Diantaranya adalah pohon dengan diameter pangkal lebih dari satu meter yang tumbang, tumbang.

Brin: Pembangunan Di Kebun Raya Bogor Untuk Perbaiki Infrastruktur

Kerugian material KRB mencapai miliaran rupiah, sedangkan kerugian immaterial tidak bisa dihitung karena semua pohon koleksi dan umurnya sudah tua.

Kebun Raya Bogor Merupakan

Pada 30 Juni 2017, mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengunjungi Kebun Raya Bogor (KRB), sebagai bagian dari kunjungan Obama ke Indonesia [3]. Kini Joko Wodo (Jokowi) awalnya menyambut baik kedatangan Obama di Istana Kepresidenan Bogor. Tak lama kemudian, Jokowi mengajak Obama berbincang sambil menikmati aneka makanan di Grand Garden Cafe (GGF) di kawasan KRB.

Makanan yang disajikan untuk Obama antara lain bakso, casserole kentang, cake, panada, lemper ayam, dan sambal bakso.

Kebun Raya Bogor Merupakan

Tugu Prasasti Dua Abad Kebun Raya Bogor

Tidak ada konten percakapan antara Obama dan Jokowi di KRB. Namun, kunjungan ini tidak memiliki agenda khusus. Karena pertemuan itu adalah kunjungan persahabatan. Selain itu, kemampuan Obama saat itu tidak lagi menjadi kepala negara[5]

GGF merupakan tempat terakhir Obama dan Jokowi bertemu

Kebun Raya Bogor Merupakan

Kuliner kebun raya bogor, villa kebun raya bogor, penginapan kebun raya bogor, kebun raya bogor adalah, tempat kebun raya bogor, tiket kebun raya bogor, website kebun raya bogor, masuk kebun raya bogor, kebun raya bogor, info kebun raya bogor, hotel kebun raya bogor, wisata kebun raya bogor