kebun,taman,rumah,desain
Beli Tema IniIndeks
Gedung  

Museum Gedung Sate Bandung

Museum Gedung Sate Bandung – Gedung Sate adalah nama lain dari Gedung Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bangunan ini masih menjadi salah satu simbol kota Bandung sejak lama. Keindahan arsitektur dan sejarah panjangnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Gedung Sate didesain sebagai bangunan yang menghadap ke utara.

Terdapat hiasan berbentuk pohon di bagian atapnya, oleh karena itu bangunan ini dikenal dengan nama Gedung Sate. Suasana di sekitar rumah sangat asri dengan pengelolaan taman yang baik dan rapi. Arsitektur bangunannya identik dengan arsitektur Eropa yang bercampur dengan budaya lokal.

Museum Gedung Sate Bandung

Museum Gedung Sate Bandung

Karena lokasinya yang berada di pusat kota Bandung, suasananya bukannya tanpa pengunjung. Pepohonan di sekitar rumah menyejukkan udara. Ini juga menambah kenyamanan udara. Dengan suasana yang nyaman dan asri untuk dipandang, banyak orang yang menganggap Gedung Sate sebagai salah satu gedung terindah di Indonesia.

Desember 1945: Perjuangan Tujuh Pegawai Pu Pertahankan Gedung Sate

Jauh sebelum orang mengatakannya, kata kepala arsitek D’Ruhl. Beberapa arsitek asing terkemuka seperti Ir. HP Berlage mengatakan Gedung Sate merupakan karya arsitektur yang penting. Ia juga menambahkan bahwa karya ini merupakan perpaduan yang bagus antara gaya Barat dan Timur.

Museum Gedung Sate Bandung

Pembangunan Gedung Sate dimulai pada tahun 1920. Batu pertama diletakkan oleh putri Walikota Bandung saat itu, Johanna Catherina Coops. Rancangan bangunan ini dirancang oleh seorang insinyur muda Belanda, J. Gerber. Jumlah pekerja yang terlibat dalam pembangunannya mencapai 2000 orang dengan banyak ahli.

Pada tahun 1924, Gedung Sate berhasil dibangun dengan bangunan pendukungnya. Semua orang sangat senang dengan hasil karya ini, termasuk banyak orang yang disebutkan di atas yang sangat memujinya. Pada awal pengoperasiannya, Gedung Sate digunakan sebagai kantor Departemen Perhubungan dan Pekerjaan Umum.

Museum Gedung Sate Bandung

Museum Gedung Sate Kembali Dibuka Hari Ini 19 Juli 2022, Catat Harga Tiket, Jadwal Dan Cara Reservasi

Selain itu, gedung ini juga menjadi pusat pemerintahan Hindia Belanda setelah Batavia dianggap tidak layak huni. Nah, baru sejak tahun 1980 gedung ini dijadikan kantor Pemerintah Daerah Jawa Barat. Kantor gubernur sendiri berada di lantai dua bersama dengan banyak kepala dinas daerah di Jawa Barat.

See also  Gedung Merdeka

(Inggris). Nama berubah menjadi Gedung Sate karena orang melihat dekorasi atas sate. Padahal, itu hanyalah ornamen dari enam batu yang dipahat secara vertikal.

Museum Gedung Sate Bandung

Bagian kanan belakang rumah. Pengunjung di sini tidak akan kesulitan karena terdapat papan petunjuk di sekitar museum. Museum ini memiliki luas sekitar 500 meter persegi dan berkapasitas total 50 orang, hal ini dimaksudkan untuk kemudahan dan kenyamanan pengunjung memasuki ruang pameran.

Tahun Gedung Sate Bandung

Tapi jangan khawatir, para tamu yang menunggu giliran bisa duduk dengan nyaman di kursi berpayung. Perawatan utama di museum ini adalah sejarah kota Bandung dan budaya Jawa Barat. Beberapa informasi sejarah tentang Gedung Sate dapat ditemukan di berbagai halaman museum.

Museum Gedung Sate Bandung

Salah satu tempat yang menarik adalah tembok bangunan yang dicat, di mana kita bisa melihat bahan bangunan. Hal menarik lainnya adalah tidak semua konten yang ada di museum ini berupa koleksi lama dan dokumen sejarah, namun ada beberapa konten digital. Hal ini tentu saja menarik perhatian generasi milenial yang akrab dengan dunia digital.

Jika kurang puas dengan kelezatan di Museum Gedung Sate, pengunjung bisa mengunjungi atap gedung. Bagian ini merupakan bagian tertinggi dari bangunan Hindia Belanda ini. Itu tepat di tengah rumah simetris. Dari teras ini, pengunjung dapat melihat arah mata angin yang berbeda.

Museum Gedung Sate Bandung

Impian Istikmalia: Visit The Gedung Sate Museum, Bandung, West Java, Indonesia

Namun yang paling menarik di sini adalah pemandangan sisi utara yang berhadapan dengan lapangan Gasib. Di bagian utara ini pengunjung juga bisa melihat monumen perjuangan rakyat Jawa Barat. Tentu saja, jangan lewatkan sejarah Gunung Tangkuban Parahu.

Kunjungan ke situs bersejarah yang kokoh namun elegan ini tidak lengkap tanpa mengambil foto. Ada banyak spot foto menarik yang bisa digunakan pengunjung sebagai spot foto. Tempat foto yang menarik bisa berupa taman dan beberapa dekorasi serta arsitektur bangunan.

Museum Gedung Sate Bandung

Namun, bagian depan rumah adalah tempat yang paling diminati pengunjung. Dengan latar belakang keindahan dan keasrian bangunannya, foto-foto yang diambil disini bisa memberikan kenangan manis setelah kembali dari kota Bandung.

Mulai Pekan Depan, Museum Gedung Sate Terbuka Untuk Umum

Sebagai kota yang sering disebut sebagai kota kreatif, Bandung menawarkan banyak kuliner yang menarik. Banyak menu yang tercipta dari kreasi ini, antara lain Cuanki, Seblak, Cilok, Cireng dan tentunya Surabi. Salah satu makanan khas yang paling laris di sekitar Gedung Sate adalah sate Jando.

Museum Gedung Sate Bandung

Sate Jando sendiri merupakan layanan setelah makan malam yang disajikan oleh tamu. Lokasi kiosnya ada di Jalan Cimandiri tapi parkir disini adalah parkir pinggir jalan. Sate Jando sendiri adalah daging berlemak yang diiris, dipanggang, dan direndam dalam saus kacang yang agak bersahaja. Saus lemak dan pedas dari bumbu kacang ini konon membuat rasanya ketagihan.

Kegiatan lain yang bisa dilakukan di sekitar Gedung Sate adalah bekerja di taman bermain Gasibu. Tempat ini juga merupakan bagian dari gedung, tetapi berada di luar kampus.

See also  Gedung Juang 45 Alauddin

Museum Gedung Sate Bandung

Ini Jam Kerja Asn Provinsi Jawa Barat Selama Ramadhan

Lokasi sebenarnya berada di seberang depan gedung. Taman bermain ini tidak akan menerima kegiatan olahraga setiap hari, bahkan berjalan dengan musik yang bagus. Track berwarna biru tua dengan kombinasi biru muda ini sangat nyaman untuk jogging pagi, siang atau sore hari.

Di sebelah kanan Gedung Sate adalah taman yang sangat tua, Egan Agbalgaba. Seperti namanya, ini adalah taman yang ditujukan untuk orang dewasa.

Museum Gedung Sate Bandung

Pengunjung bisa bersantai di sini dan menikmati semangkuk cuanki yang banyak dijual. Tempat yang bagus karena rindangnya pepohonan membuat udara tenang dan damai. Ada jalur lari di sekitar taman ini dan batu penyembuh untuk penderita diabetes dan pasien gangguan jiwa.

Gedung Sate Bandung, West Java, Indonesia Stock Photo

Fasilitas Gedung Sate sendiri sudah selesai. Terdapat tempat parkir untuk dua hingga empat sepeda, dari kendaraan kecil hingga kendaraan besar seperti bus. Di sebelah kiri bangunan terdapat beberapa toilet besar dan masjid.

Museum Gedung Sate Bandung

Gedung Sate juga merupakan salah satu gedung pemerintahan yang sangat ramah terhadap penyandang disabilitas. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya bangunan yang didesain untuk difabel, seperti tangga dan toilet.

Untuk mengunjungi Gedung Sate, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah meminta izin. Perizinan ini dilakukan dengan menghubungi nomor telepon pengelola gedung (022) 4267753 atau mengunjungi website pemda www.jabarprov.go.id. Untuk harga tiket masuk Gedung Sate, pengunjung cukup membayar Rp 5.000 per orang.

Museum Gedung Sate Bandung

Mengenal Museum Gedung Sate Yang Menggunakan Konsep Smart Museum

Untuk menuju Gedung Sate, pengunjung dari Stasiun Bandung akan keluar melalui Gerbang Selatan. Lalu cari angkutan umum yang menuju St Hall – Dago. Pengunjung akan dibawa oleh banyak pemandangan termasuk balkot dan rumah paku. Pergi ke pertigaan Dukomsel dan naik kereta api umum jurusan Ledeng – Cicaheum sekitar lima menit. Tepat di depan Gedung Sate dan mulailah petualangan Anda Salah satu ide untuk mengisi liburan sekolah adalah mengajak anak-anak ke museum. Selain edukatif, wisata museum bisa hemat di kantong karena tiketnya murah dan berada di pusat kota.

Bagi teman-teman yang tinggal di sekitar Bandung atau sengaja jalan-jalan ke Bandung, jangan lewatkan untuk mengunjungi Museum Gedung Sate dan menikmati kopi Jawa Barat di sini. Ya, ada kafe cantik yang cozy di sebelah pintu masuk museum lho. Harga secangkir kopi sekitar 20.000.

Museum Gedung Sate Bandung

Gedung Sate adalah simbol kota Bandung, ada yang mengatakan memiliki gedung putih Bandung karena keindahan bangunannya, lengkap dengan taman-taman yang kurang dan lebih elegan dari gedung-gedung ibukota negara lain.

Sandraartsense.com: Menyusuri Lorong Waktu Di Museum Gedung Sate

Saya sendiri masih takjub setiap kali melihat/melewati Gedung Sate. Rumah ini bagus banget, arsiteknya jenius. Bagan gaya tidak lekang oleh waktu.

See also  Gedung Dpr Dijual

Museum Gedung Sate Bandung

Yang penasaran dengan interior Gedung Sate ingin melihat tiang-tiang dan gembok yang kokoh dan elegan, wajib banget masuk ke Museum Gedung Sate, bukan selfie di depan gedung.

Ide pembangunan Gedung Sate datang dari Belanda yang memutuskan untuk memindahkan ibu kota/markas Hindia Belanda dari Batavia (Jakarta) ke Bandung. Kalau mempertimbangkan iklim di Bandung yang agak dingin, iklimnya sama dengan di Prancis selatan, ujarnya. Konstruksi dimulai pada Juli 1920 dan melibatkan 2.000 pekerja, 150 di antaranya adalah arsitek dan tukang kayu dari Cina Kanton. Konstruksi memakan waktu sekitar 4 tahun dan menelan biaya sekitar 6 juta gulden. Selain itu, angka 6000 disembunyikan dalam bentuk ornamen tusuk sate di atap rumah – sebenarnya tusuk sate adalah ornamen bulat dari bunga teratai, yang melambangkan kemakmuran.

Museum Gedung Sate Bandung

Rental Hiace Di Bandung

Gedung Sate yang dikenal dengan nama Gouvernements Bedrijven (GB) pada masa Hindia Belanda merupakan karya arsitektur Ir. J Gerber dan timnya, yang tidak bisa dibedakan dari kontribusi maestro arsitek Belanda Dr. Hendrik Petrus Berlage.

Arsitektur Gedung Sate bergaya Indo-Eropa (Indo Europeeschen architectuur stijl), sebuah arsitektur yang menggabungkan gaya Timur (Indonesia-Asia) dan Barat (Eropa). Secara keseluruhan, bangunan Gedung Sate bergaya Renaisans Italia. Jendela Gedung Sate yang besar dan elegan mengambil gaya arsitektur Moor dari Spanyol, sedangkan menaranya bergaya Asia, seperti pagoda Thailand atau kuil Bali.

Museum Gedung Sate Bandung

Fasad atau tampak depan Gedung Sate menghadap Gunung Tangkuban Perahu di sebelah utara, sehingga konon jika kita berada di puncak Gedung Sate tempat Gubernur Jawa Barat menjamu tamu, kita dapat melihat dengan jelas keindahan Tangkuban Perahu. Gunung dari sana. Di sana. Duh aku ingin bersenang-senang disana hahahah.

Menjelajahi Museum Gedung Sate Bandung, Museum Tercanggih Di Indonesia

Ya, jika teman-teman menyimak, kita bisa melihat bahwa dinding gedung Gedung Sate ini sangat besar, dan ternyata bangunan berukuran 1 x 1 x 2 m itu penuh dengan batu-batu besar. Sobat bisa lihat di dalam museum ada bagian tembok yang sengaja dibongkar agar kita bisa melihat konstruksi gedung Gedung Sate.

Museum Gedung Sate Bandung

Apa yang ada di dalam Museum Gedung Sate? Tidak hanya foto sejarah dan arsitektur Gedung Sate, tetapi juga sejarah kota Bandung sejak tahun 1890, termasuk sejarah pasca kemerdekaan dan

Hotel dekat gedung sate bandung, hotel di gedung sate bandung, penginapan sekitar gedung sate bandung, hotel terdekat gedung sate bandung, hotel sekitar gedung sate bandung, apartemen dekat gedung sate bandung, penginapan dekat gedung sate bandung, hotel near gedung sate bandung, hotel daerah gedung sate bandung, hotel gedung sate bandung, hotel depan gedung sate bandung, museum gedung sate