kebun,taman,rumah,desain
Beli Tema IniIndeks
Taman  

Taman Cibeunying

Taman Cibeunying – Pada hari Minggu, 20 Oktober 2013, masyarakat Aleut berkesempatan mengunjungi beberapa taman yang ada di Kota Bandung. Kejadian tersebut merupakan kejadian kedua masyarakat Aleut pada minggu ketiga bulan Oktober. Acara pertama berlangsung pada tanggal 19 yaitu acara di desa adat Sirendeau Ngaleut.

Di depan Masjid Istiqama yang sangat terawat, Anda hanya bisa melihat sedikit sampah di tempat ini. Sayangnya, saya tidak punya waktu untuk memotret tempat ini, sehingga sangat sulit untuk membuktikan pendapat saya mengenai hal ini.

Taman Cibeunying

Taman Cibeunying

Di Stasiun Pemancar Malabar terdapat monumen untuk memperingati percakapan telepon radio pertama antara Hindia Belanda (Indonesia) dan Belanda pada 3 Juni 1927.

Taman Cibeunying Park Instagram Posts

Bentuk tugu berupa bola besar seperti bumi, dan di kanan kirinya terdapat dua buah patung laki-laki yang berdiri telanjang. Ekspresi wajah patung itu berteriak, sementara yang lain menempelkan telapak tangan ke telinga. Tugu ini melambangkan bahwa jarak bumi menjadi tidak berarti karena adanya komunikasi telepon radio.

Taman Cibeunying

Pada tahun 1950-an monumen ini dibongkar karena dianggap melanggar norma kesusilaan. Setelah monumen dihancurkan, sebuah masjid dibangun di atas tanah tersebut.

. Sungai Chicapayan mengalir ke taman. Aliran ini berada di tengah taman. Taman itu sendiri terbagi menjadi 2 bagian. Ruas pertama terbentang dari pinggir Jalan Diponegoro hingga perempatan Jalan Chisankuy dan Jalan Chimandiri, dan ruas terakhir hingga perempatan Jalan Chitarum.

Taman Cibeunying

Jalan Jalan Santai Di Cibeunying Park Bandung

Di segmen pertama, terlihat banyak aktivitas. Ini berarti bahwa perjalanan kami terjadi pada hari Minggu bertepatan dengan Pasar Shouk mingguan. Sayangnya, di segmen ini, taman tersebut juga digunakan untuk dijual oleh beberapa penjual yang mengejutkan di pasar, sehingga kurang bisa dilalui dengan berjalan kaki. Di foto kedua terlihat juga tumpukan sampah di dekat PDAM. Kasihan.

Di segmen kedua, kondisi taman lebih menguntungkan dibandingkan di segmen pertama. Terlihat beberapa orang beristirahat di segmen ini. Selain itu, di segmen ini juga terlihat beberapa orang berjalan santai, karena aktivitas di segmen ini tidak seramai segmen sebelumnya.

Taman Cibeunying

Dari Taman Lansia, kami melanjutkan perjalanan ke Taman Sibuning. Taman ini dibuka pada tanggal 6 September 1986 dengan nama “Taman PKK Sibuning” yang merupakan hasil kerjasama PKK Kotamadya Bandung dengan Perumtel Unit Dharma Wanita (sekarang Telkom). Dinas Pertamanan dan Pemakaman mengembalikan pekerjaannya ke taman pada awal tahun 2013, menggantikan pekerjaannya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.

See also  Taman Safari Prigen 2022

Tempat Surganya Kuliner Malam Di Bandung

Taman ini sangat besar. Ketika kami datang ke taman ini ada banyak kegiatan. Saya melihat banyak orang berjalan-jalan dengan anjing mereka, beberapa bersantai di gazebo, beberapa berlari dengan anak-anak. Kondisi taman ini relatif bersih, meski di beberapa tempat Anda bisa melihat gelas-gelas air mineral yang tidak berguna.

Taman Cibeunying

Di foto di atas. Dibalik tulisan ini masih terdapat sebuah taman yang bisa dimanfaatkan oleh banyak orang.

Kepala Dinas Perkebunan dan Pemakaman (Distankam) Kota Bandung Dadang Dharmawan mengatakan, pihaknya sedang menjajaki kemungkinan pemasangan Wi-Fi di Taman Sibuning. kuantitas

Taman Cibeunying

Taman Bougenville Attraction Reviews

Dari Taman Sibuning kami menuju ke Taman Silaki. Seperti namanya, taman ini terletak di Jalan Jalan Chilaki. Taman ini mudah ditemukan karena terletak di dekat SD Ciujung dan SD Priangan.

Kondisi taman cukup terawat dan relatif bersih, karena tidak ada sampah yang berserakan. Pada gambar di atas terlihat Taman Silaki digunakan sebagai tempat olahraga karena terdapat lantai beton dan pilar yang saling berhadapan di tengah taman. Biasanya tiang seperti itu digunakan sebagai tempat menggantung jaring, baik untuk bulu tangkis maupun bola voli.

Taman Cibeunying

Bale ini cukup nyaman untuk terlindung dari sinar matahari, karena Taman Silaki tidak terlalu teduh. Jika Anda tertarik untuk melakukan aktivitas di taman ini, saya sarankan untuk menggunakan tabir surya jika tidak ingin kulit Anda menjadi kecokelatan.

Danau Belibis Tempat Wisata Bekas Tambang Emas, Simak Penjelasannya

Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Alun-alun Supratraman yang berjarak beberapa puluh meter dari Taman Chilaki. Kawasan tersebut sudah ada sejak dibangunnya Jalan Supratman pada masa penjajahan Belanda.

Taman Cibeunying

Seperti Taman Silaki, lapangan ini juga merupakan tempat olahraga. Namun jika diperhatikan dengan seksama, taman tersebut terlihat seperti lapangan sepak bola karena terdapat dua keping di kedua ujung lapangan.

Disutradarai oleh Obama, Anak Menteng, lokasi tersebut dipilih karena dianggap mirip Jalan Mataraman, tempat tinggal Obama.

Taman Cibeunying

Menikmati Akhir Pekan Ke Taman Cibeunying, Surga Belanja Tanaman Hias Dengan Harga Jual Yang Terjangkau

Wali Kota Bandung saat ini, Ridwan Kamil, berencana mengubah kawasan itu menjadi lapangan dan Taman Persib. Kombinasi lapangan dan taman ini akan membuatnya nyaman. Taman akan dilengkapi dengan Wi-Fi sebagai tempat hiburan. Sedangkan lapangan, selain untuk bermain sepak bola, suatu saat bisa digunakan sebagai tempat olahraga bersama. Ridwan Kamil Supratman juga berencana memperbaiki rumput lapangan yang terlihat tidak terawat.

Dari Alun-alun Supratraman kami menuju ke arah Taman Anggrek. Terletak di Jalan Angrak Street, taman ini dulunya bernama Wilhelminaplein. Kebun anggrek sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

See also  Taman Ismail Marzuki Tutup Jam Berapa

Taman Cibeunying

Saat kami mengunjungi taman ini kondisi taman tersebut berbeda dengan yang saya lihat 4 bulan yang lalu. Taman terlihat bersih dan bebas dari tunawisma. Taman tersebut berwarna jingga karena taman tersebut direnovasi dengan dana CSR Bank Danamon. Taman ini merupakan taman bertema fotografi. Kondisi taman dinilai bersih, hanya ditemukan sedikit serasah di beberapa bagian taman. Seperti terlihat pada foto di atas, taman kini lebih nyaman untuk anak-anak bermain.

Taman Cibeunying (cibeunying Park)

Dari Taman Anggrek kami melanjutkan perjalanan menuju Taman Salam. Berlokasi di Jalan Salam, taman ini masih sedikit diketahui oleh masyarakat Bandung. Hal ini tercermin dari sebagian besar aktivis yang baru pertama kali mengunjungi Taman Salam.

Taman Cibeunying

Kondisi Taman Salam sangat baik dan sangat teduh. Menurut saya, kondisi taman yang terawat ini dikarenakan taman tersebut berada di kawasan pemukiman, sehingga setiap penyewa rumah memiliki anggaran untuk perawatan taman tersebut. Taman ini juga cocok digunakan sebagai tempat latihan, asalkan tidak berisik. Saran saya jika Anda mengunjungi taman ini, gunakanlah

Saya yakin bahwa bangunan ini adalah bekas menara listrik karena saya dan Ayan (@SadnessSystem) menemukan piring kecil dengan tulisan GEBEO. GEBEO adalah perusahaan listrik pada masa kolonial.

Taman Cibeunying

Melipir Ke Taman Cibeunying

Seperti Taman Anggrek, taman ini juga telah direnovasi dengan dana CSR dari Danamon dan merupakan taman hiburan fotografi. Taman tersebut sudah ada sejak zaman kolonial dengan nama Nasauplin.

Kondisi tamannya bagus karena baru sebulan diperbaiki. Namun sayangnya, taman ini kurang bersih, karena sampah berserakan dimana-mana, belum lagi tempat sampah yang sedikit dan tong sampah yang meluap.

Taman Cibeunying

Namun, Taman Champaca sangat cocok digunakan sebagai tempat latihan. Tamannya cukup luas, rindang dan dilengkapi dengan arena bermain, sehingga cocok juga sebagai tempat liburan keluarga.

Taman Cibeunying, Saksi Sejarah Hutan Kota

Semua postingan di blog ini ditulis sebagai catatan perjalanan atau catatan sejarah amatir berdasarkan interpretasi pribadi oleh para aktivis Aleutian. Kritik, koreksi dan saran bisa diletakkan di kolom komentar. Setiap kali Anda menautkan atau menyalin dan menempel, harap sertakan komunitas Aleutian! Bandung memang memiliki banyak area dekoratif. Salah satunya adalah Taman Sibuning yang ternyata memiliki sejarah penting. Untuk rasa penasaran Anda, Anda bisa cek reviewnya di bawah ini.

Taman Cibeunying

Taman Sibuning memiliki sejarah panjang. Sebuah taman di jantung kota Bandung ternyata merupakan peninggalan zaman Belanda. Ini dikenal sebagai Taman

, yang merupakan hutan kota sebagai bagian dari jalur hijau yang membentang dari Taman Chilaki hingga Taman Bengwan.

Taman Cibeunying

Selaras Guest House Map/address/location/contact Number

Taman ini resmi diubah menjadi pusat tanaman hias pada tahun 1980 atas prakarsa Walikota Bandung saat itu, Ateng Wahudi. Di sekitar kawasan ini, pepohonan hutan hijau subur berusia ribuan tahun secara alami menaungi puluhan kios.

Anggrek masih menjadi dona utama di sini. Misalnya warung milik Ibu Diya memiliki dua jenis anggrek, yaitu Anggrek Dendrobium dan Anggrek Bulan (

See also  Taman Mini Pembukaan

Taman Cibeunying

). Anggrek jenis Dendrobium bersumber dari Bogor, Subang dan Purwakarta oleh Ibu Diya dan anggrek bulan berasal dari desa Chihideng.

Gowes Game: Jelajahi Kota Bandung Secara Ramah Lingkungan

Kisaran harga anggrek di Bu Dieh Kiosk adalah Rs. 90.000 menjadi Rp. 150.000 adalah. Itu semua tergantung dari jumlah batang, kesuburan tanaman, jumlah dan warna bunga. Minat yang tinggi terhadap anggrek membuat Ib Diah bisa menjual 6 hingga 20 pohon pot per hari.

Taman Cibeunying

Selain anggrek, di kawasan ini juga terdapat kios-kios yang menjual tanaman palem. Seperti kios bernama Palem Indah yang penjualnya Pak Tugimin. Hampir semua jenis tanaman palem seperti Commodoreia Palms, Yellow Palms, Phoenix Palms dan Norfolk Pines tersedia di kios ini. Biaya pabrik jenis ini adalah Rp. 40.000 menjadi Rp. 100.000 hingga.

Hal unik lain yang bisa dilihat di taman ini adalah becak sepeda klasik yang menjual kaktus. Berbagai thor ditampilkan di becak. Hal ini pula yang membuat banyak orang tertarik untuk mengunjungi becak yang menjual tanaman tropis tersebut.

Taman Cibeunying

Happy Garden, Taman Oug , Kuchai Lama, Oug Corner Lot Semi Detached House 4 Bedrooms For Rent

Teman-teman wisatawan yang tertarik mengoleksi tanaman hias bisa berkunjung ke Taman Sibuning. Tempatnya terletak di pusat kota, tepatnya di Jl. Taman Selatan Cibeunying, Desa Cihapit, Kek. Bandung Wetan, Kota Bandung Bosan dengan pekerjaan rumah tangga, kedua keponakan saya yang sedang berlibur di Bandung tiba-tiba mengajak saya nongkrong di Robot Park. Ya, Taman Robot adalah taman favoritnya. Setiap kali saya di Bandung, mereka selalu membawa saya ke sana.

Mengingat tempat yang ingin saya kunjungi adalah area terbuka dan menerima pengunjung yang relatif sedikit, saya menerima permintaannya. Tentunya dengan mengikuti protokol kesehatan di situasi new normal saat ini. Mengenakan masker dan membawa hand sanitizer sebagai bentuk perlindungan.

Taman Cibeunying

Apa yang terjadi di Taman Robot? Seperti namanya, Bandung Robot Park memiliki dua robot berukuran besar. Yang satu berwarna merah-hijau (“perwujudan” bus yang menuju Sikahem-Siroyom), dan yang lainnya berwarna kuning (salinan robot Transformer). Tak heran, kedua robot tersebut sangat menarik bagi anak-anak dan sejak itu menjadi ikon di Taman Sibuning.

Hotel Tibera Taman Cibeunying

Selain tempat teduh dengan banyak pohon dan kursi untuk duduk, Taman Robot juga memiliki berbagai permainan khusus untuk anak-anak, seperti permainan memancing.

Taman Cibeunying

Cibeunying, taman cibeunying bandung, hotel tibera taman cibeunying, tibera taman cibeunying, taman cibeunying jual tanaman, tibera taman cibeunying bandung, tibera cibeunying, awug cibeunying, tibera hotel taman cibeunying bandung, taman cibeunying selatan, cibeunying bandung, cibeunying permai