kebun,taman,rumah,desain
Beli Tema IniIndeks
Taman  

Taman Tabebuya

Taman Tabebuya – Bosan dengan pekerjaan sehari-hari, capek, capek? Apakah Anda ingin menikmati suasana yang asri dan segar atau sekedar bersantai dan menikmati momen hangat bersama orang tersayang? Nah, tidak ada salahnya jika Anda berkunjung ke Taman Tabebuya, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Suasana sejuk akan langsung menyambut Anda saat memasuki Jalan Moh Kahfi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Hamparan hijau dengan bukit kecil bertuliskan Taman Tabebuya merupakan pemandangan yang akan langsung muncul begitu Anda memasuki gerbang taman tersebut. Tak perlu diragukan lagi, daun teratai yang memenuhi kolam nyaris menambah manisnya taman yang dahulu bernama Swan Garden ini.

Taman Tabebuya

Taman Tabebuya

Sayangnya, julukan Taman Angsa dihapus setelah wabah flu burung pada tahun 2014 memusnahkan monyet di sekitar kolam. Selain itu, alasan kebersihan juga menjadi pertimbangan mengapa angsa disingkirkan dari lokasi taman yang dibuka untuk umum sejak 2012 itu.

Rekomendasi Taman Di Jakarta Yang Cocok Dikunjungi Di Akhir Pekan

‚ÄúDulu di sini banyak angsa, jadi maskotnya kambing. Namun karena flu burung pada tahun 2014, angsa telah dikeluarkan dan sejauh ini tidak ada lagi. Teratai juga “Jay (32), satpam Taman Tabebuya, Sabtu (4/11) kepada wartawan (), Nurul Nur Azizah.

Taman Tabebuya

Nama Tabebuya berasal dari spesies pohon Tabebuya (Chrysotrica) yang banyak tumbuh di sekitar taman. Pohon besar asli Brasil ini akan mekar dengan cara yang sama seperti pohon sakura di Jepang. Bedanya, bunga di Tabebuya berwarna kuning cerah.

Itu sebabnya banyak turis sering menyebutnya “Sakura Indonesia”. Hingga saat ini, setidaknya ada 17 pohon Tabebuya di taman tersebut.

Taman Tabebuya

Indahnya Pesona Zona Warna Warni Tabebuya Halaman 1

Nah, kalau kamu lagi cari tempat liburan keluarga yang masih jadi tempat buat anak-anak, ini dia. Anda bisa menemukan banyak tempat aman dan nyaman di sekitar taman. Saat ini setidaknya ada 3 wahana yang bisa dimainkan anak-anak seperti perosotan, seluncuran dan balok panjat.

Kegembiraan bermain, salah satunya diungkapkan Esa (11) yang mengaku setiap akhir pekan ia habiskan waktu dengan berolahraga dan bermain di Tabebuya.

Taman Tabebuya

Selain itu, anak-anak juga bisa memelihara ikan di kolam. Cukup bayar R2 000, kantong plastik pakan ikan siap diserahkan. Wow!

See also  Cipta Taman Ismail Marzuki

Taman Di Jakarta Ini Bisa Jadi Spot Foto Instagramable

Hal yang sama juga dialami oleh Arif Nugroho (29), orang tua dari balita berusia 2,5 tahun yang mengaku merasa aman dan nyaman saat mengajak anaknya ke Taman Tabebuya.

Taman Tabebuya

Ia percaya, taman hiburan anak bisa menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak sekaligus diawasi oleh orang-orang di sekitarnya.

Ia juga berharap agar theme park yang dikenal sebagai taman hiburan anak-anak ini lebih diberdayakan dengan menyediakan lebih banyak arena bermain. Ini termasuk koleksi buku anak-anak di perpustakaan kecil di Taman Tabebuya.

Taman Tabebuya

Uniknya Iconic Bunga Tabebuya Di Surabaya

Sementara itu, menurut Pengawas Kabupaten Slamet (38), buku-buku di perpustakaan mini tersebut merupakan sumbangan dari komunitas literasi di Jakarta. Biasanya juga ada tempat parkir di mana buku-buku dapat dibaca secara gratis untuk memarkir pengunjung dari perpustakaan setempat.

Pengelolaan Taman Tabebuya benar-benar membuka berbagai kemungkinan bagi mereka yang ingin menyumbangkan koleksi buku di perpustakaan kecil.

Taman Tabebuya

Asal jelas isinya aman untuk anak-anak ya. Jika Anda tertarik untuk berdonasi, Anda bisa langsung ke lokasi dan melapor ke pengelola kebun untuk diproses lebih lanjut.

My Boyfriend Is A Vampire!

Manusia dibentuk menjadi masyarakat dengan naluri untuk berkomunikasi satu sama lain. Jadi selain sebagai ruang terbuka hijau, keberadaan taman juga menjadi tempat ekspresi sosial.

Taman Tabebuya

Di Taman Tabebuya, setidaknya ada beberapa komunitas yang biasa berkumpul di taman yang dibuka gratis mulai pukul 06:00 – 18:00 WIB. Misalnya, komunitas yoga, pecinta binatang, dan wanita bersosialisasi.

Selain kebugaran manusia, Taman Tabebuya juga diminati para pecinta hewan seperti kucing dan anjing. Bagi ibu-ibu yang suka hang out bersama teman-teman juga bisa berkunjung ke sini agar tidak berkumpul di Paguyuban tidak susah. Sambil berjoget gembira, saya tidak percaya di Jakarta masih ada taman indah tersembunyi yang jarang atau diketahui orang lain. Saya baru tahu di internet bahwa ada sebuah taman bernama taman Tabebuya di Jakarta Selatan, beberapa kilometer di belakang Kebun Binatang Ragunan.

Taman Tabebuya

Tabebuya Bermekaran Di Alun Alun Jombang, Terasa Di Jepang

Mungkin nama taman tersebut memang asing di telinga manusia, seperti Taman Honda Tebet yang tersembunyi, namun dilihat dari gambar dan informasi yang diposting di Internet, menurut saya taman tersebut berhasil membangkitkan rasa penasaran. Akhirnya keesokan harinya saya putuskan untuk gas, yang biasa saya maksud dengan angkutan umum.

Saya mulai dengan penerangan di terminal Warung Jati dan naik Transjakarta Koridor 6 ke Ragunan. Berdasarkan informasi, setelah bepergian dengan Transjakarta, dilanjutkan dengan bus M20 menuju Ciganjur. Berarti jalan lewat Cilandak KKO, kata Ok. Beruntung saya sampai di Lebak Bulus yang bersinggungan langsung dengan hampir semua halte bus menuju Ragunan. Sikat!

Taman Tabebuya

Saya duduk di paling kiri bus karena kosong. Kebetulan bus M20 ini start rutenya dari Pasar Minggu menuju Ciganjur, artinya harus terlihat dari perempatan terminal Jatipadang. Dan Yu. Angkor Wat dapat dilihat beberapa meter setelah halte bus Jatipadang. Rencananya kalau saya datang ke Ragunan, berarti saya harus turun di terminal SMK 57 atau Dinas Pertanian. Tapi sejak ambil Bulus, saya minta dirawat di RS Pasar Minggu.

See also  Taman Ismail Marzuki Planetarium

Spot Foto Outdoor Di Jakarta Yang Hits Dan Keren

Dari pertigaan utama Kementerian Pertanian banyak bus M20 yang tepat waktu. Itu adalah kesempatan yang bagus dan yang membuat saya senang adalah kursi depan bus yang kosong. Akhirnya saya langsung membuka pintu depan dan duduk di depan supir yang melaju dengan lancar. Hebrim Brem Brem Brem mendengar suara tubuh yang kelelahan. (Wah! Btw, apakah anak-anak jaman sekarang masih tahu arti dari lagu ini?)

Taman Tabebuya

Ternyata bus tersebut tidak berfungsi dengan baik. Agak kaget, seperti dikejar-kejar setoran, oh saya lupa. Itu telah menjadi lagu kebangsaan pengemudi Angkor. Selain itu, waktu acak yang dihabiskan di area di mana tanda laut dilarang berhenti. Karena Cilandak KKO adalah negeri lautan. Akhirnya, para pengawal mundur untuk memperpanjang waktu penghentian. Ha ha ha.

Waktunya tidak lama, masih dalam fase yang tepat, sekitar 5 menit. Saat saya berjalan saya melihat konvoi besar mobil di laut, yang saya pikir hanya 3, tapi ternyata 4, 5, 6, wow tak terhitung! Lupakan. Yang penting saya mulai merasa lega dan nyaman begitu sampai di Jalan Moh. Kafi 1. Suasana di rumah penduduk seperti di kampung, meski masih di belakang Ragunan. Taman itu masih beberapa kilometer jauhnya.

Taman Tabebuya

Asyik! Taman Kota Sudah Dibuka Lagi Lho

Taman terlihat setelah menuruni curam dan terletak tepat di pinggir jalan. Jadi ketika Anda turun dari bus itu ada di depan pintu masuk taman.

Di pintu masuk taman, langsung disambut oleh pos keamanan. Dimana keamanannya? Oh! Saya sedang duduk di sebelah kanal, ternyata ditutup oleh dinding tiang. Seperti biasa, saya mengabaikan keselamatan. Hahaha, jangan meniru apapun. Tidak sopan. Dan apa yang saya maksud dengan kata “normal”? Artinya menertawakan security itu kebiasaan, ha ha, ini jangan ditiru.

Taman Tabebuya

Taman ini lebih besar dari Taman Ayodya tetapi lebih kecil dari Taman Suropati. Tapi selain itu, pemandangan pertama yang menyapa saya adalah Little Mountain Teletubbies atau apapun itu. Cukup senang untuk salam pertama.

Taman Kota Di Jakarta Yang Cocok Dikunjungi Saat Akhir Pekan. Nomor 3 Pernah Viral Banget!

Tamannya masih asri dan nyaman, sangat berangin, tapi jalan biasa menuju ke banyak tempat. Salah satunya pergi ke tengah taman dengan taman bermain seperti ayunan dan tempat lain serta area tempat duduk yang kebanyakan ditempati oleh orang-orang yang berkencan. Tertawa terbahak-bahak. Serius.

Taman Tabebuya

Ingin duduk juga, akhirnya saya duduk di ayunan dan kembali menggigil seperti kembali ke masa lalu yang indah. Sekarang saya sudah tua … Saya tidak peduli apa yang anak muda buat, yang utama adalah saya bahagia. Tidak masalah jika seseorang menghina saya “Single”. Yang utama adalah “Jomblo Bahagia”.

See also  Taman Lalu Lintas Bandung

Cukup mengayunkannya, saatnya untuk mengenal orang lain. Kali ini saya suka bagian belakang taman. Wow, ada jembatan baja yang indah di mana cuacanya keras dan berkarat di atas sungai kecil di satu sisi

Taman Tabebuya

Indahnya Bunga Tabebuya Di Surabaya, Serasa Liburan Di Jepang

Taman lain yang tidak kalah indahnya. Saya kecewa meski jembatan itu diperbaiki masih bisa bersaing dengan Venesia di Italia. * Tertawa terbahak-bahak

Pemandangan dari jembatan sangat bagus karena banyak bunga di sepanjang jembatan. Di sisi lain ada tempat berlindung bagi orang-orang, seperti di Ayodya. Saya senang sekarang di gazebo ada orang tua yang

Taman Tabebuya

Ya, saya mencari gazebo lain karena saya juga ingin menikmati suaka. Tapi ya cuma ada satu gazebo, asyik. Sampai akhirnya saya berada di ujung lain taman, yang juga memiliki jembatan cuaca yang indah. Namun kali ini, lebih parah lagi, pagar tersebut roboh dan dibabat dari bambu. Tuhan Tuhan.

Cantik Banget! Bunga Tabebuya Mekar Di Sepanjang Jalan Blitar

Juga, lebih baik datang ke sini dengan sepatu, terutama untuk Anda atau anak-anak Anda yang ingin menggosok kaki di sungai.

Taman Tabebuya

Oh katanya, kolam di depan taman yang katanya Taman Tabebuya ada monyetnya ya? Berguling … melewati orang sebelumnya, aku dengan acuh tak acuh berjalan menuju trestle. Dan yang terjadi adalah kesuksesan yang sempurna, bukan senyum saya. Meraknya mana??? Kamar mandinya belum mekar. Akhirnya saya duduk di tepi kolam ketika saya melihat banyak ikan gelap yang tidak saya ketahui sebelumnya.

Akhirnya frustrasi tetapi tidak memikirkannya (apa maksudmu ?!) Saya pergi ke ayunan dan menggigil seperti orang yang kesepian. Mungkin lajang dari orang yang berkencan jatuh cinta padaku. Tapi jangan repot-repot dengan “Happy Singles”. Sambil lompat saya dengerin lagu dari Candy Crush Saga (huh?) yang musik.

Taman Tabebuya

Tak Hanya Indah, Pohon Tabebuya Menyimpan 9 Fakta Menarik

Ah, alhamdulillah masalah besar karena sudah beres semuanya. Jika setiap hari seperti ini… Saya tidak ingin menyerah berenang di sini. Sepertinya saya sudah goyang untuk waktu yang lama. Lupakan waktu, lupakan negara, kebahagiaan tidak tidur. Ya, judulnya “Single Happiness”.

Ya, menakutkan untuk pergi. Saya pulang, tapi kali ini dengan senyum ramah pada keamanan. Mungkin satpam senang untuk hari ini.

Taman Tabebuya

Benih tabebuya, harga tabebuya, taman tabebuya jakarta selatan, tabebuya ungu, taman bunga tabebuya, bibit tabebuya, tanaman tabebuya, tabebuya, perumahan tabebuya, jual tabebuya, taman tabebuya jagakarsa, pohon tabebuya